oleh

Disnaker Jabar Periksa 21.753 Tenaga Kerja Asing, 3.000 Berasal dari China

BANDUNG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat akan melakukan pengecekkan kepada 21.754 ribu Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jabar. 3.000 diantaranya berasal dari China sesuai data tahun 2019.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengintruksikan Disnakertrans Jabar untuk mengcek dan memeriksa para pekerja asing terkait merebaknya wabah virus Corona (Covid-19).

“Itu data 2019 pasti mereka miliki, data itu juga bukan berbicara data baru, bukan juga tiap tahun ada TKA baru. Kecuali yang baru tu yg kemaren, karena ada proyek stategis nasional misalnya Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),” kata Kepala Disnakertrans Jabar, M. Ade Afriandi saat dihubungi, Kamis (5/3).

Baca Juga:  Pertamina Targetkan Bantuan Korban Kilang Balongan Selesai Sebelum Lebaran

Menurutnya, pihaknya sudah mendapat informasi dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) dan sudah melaporkan secara tertulis bahwa sudah mendapatkan data dari perusahaan, TKA, dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang melakukan perjalanan ke negara terpapar Covid-19.

“Sesuai standar WHO dan arahan dari pak Gubernur, mereka yang masuk ke Indonesia karena ada dinas dan bisnis, saya beritahukan, mereka dalam pemantauan bukan dicurigai. Tapi itu namannya antisipasi. Sehingga kita membangun kepercayaan mereka secara individu, maupun kepada pimpinan perusahaan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga