senyum dan berbagi kata-kata positif untuk menularkan kebahagiaan, mood, dan
suasana yang positif.
Kampanye ini
merupakan salah satu modul Jabar Masagi yang mendorong semua pihak di sekolah,
mulai dari kepala sekolah, siswa, sampai penjaga sekolah, untuk mengingat
sekaligus menulis pengalaman-pengalaman yang menggembirakan.
“Bentuk
ekspresif adalah senyum. Misal, saya senyum karena melihat kamu cantik. Lebih
mengekspresikan kegiatan dalam hati dengan sesuatu yang lebih positif, sehingga
siswa lebih kreatif dan senang di sekolah,” ucap Dewi.
Baca Juga:Setiawan Jabat Sekda DefinitifPersib Miliki Pelatih Kiper Jempolan
“Dengan
suasana yang positif di sekolah, semua akan lebih produktif, semangat, dan
terinspirasi untuk melakukan kebaikan-kebaikan lain kepada sekitarnya,”
katanya.
Selain itu,
Disdik Jabar juga mendorong sekolah untuk mengikuti dinamika zaman,
menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas peserta didik, dan memiliki
sarana-prasarana sekolah yang memadai lewat program Sekolah Ramah
Anak.
Dengan
adanya kasus pemukulan oleh oknum guru di SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Dewi
menegaskan bahwa Disdik Jabar pun meminta pihak sekolah untuk meminta maaf
kepada peserta didik dan melakukan mediasi antara oknum guru dan peserta didik.
Peristiwa
itu sekaligus menjadi evaluasi bagi sekolah dalam memberikan hukuman kepada
murid. Dewi berharap, kasus tersebut menjadi tindakan terakhir yang mencoreng
dunia pendidikan di Jabar.
“Kami
terus fokus menggulirkan program peningkatan kemampuan mental baik terhadap
siswa maupun pengajar atau guru,” kata Dewi.
“Menjaga
mental tentu sudah kami lakukan dengan berbagai program yang sudah dijelaskan
tersebut untuk menjamin tidak adanya kekerasan lagi di kalangan pelajar. Saya
tentu tidak lelah untuk mendorong para pengajar untuk menjaga mental mengajar
dengan baik,” imbuhnya.
Dewi pun
mengimbau seluruh guru yang ada di Jabar agar menciptakan suasana yang
menyenangkan bagi siswa karena hal itu diyakini mampu melahirkan inovasi dan
meningkatkan kreativitas siswa.
Baca Juga:Persib Bandung Dinilai Tim yang LengkapPersib Siap Menyambut Juara Liga
“Siapapun
gurunya, harus jadi guru yang ngeunaheun bagi siswa. Bisa jadi tempat curhat
bila siswa sedang ada masalah, menjadi guru yang bisa diajak berdiskusi oleh
anak-anak, namun tetap menjunjung etika yang harus selalu dijaga,” tutur
