oleh

Jalan Sekitar Alun-alun Bersih Bebas PKL

CIMAHI – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di pusat Kota Cimahi mulai beralih menjual barang dagangannya melalui sistem daring atau online. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lesunya penjualan di lapak baru di Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi.

Seperti diketahui, para PKL di pusat Kota Cimahi seperti di Jalan Ria, Jalan Pabrik Aci, Jalan Djulaeha Karmita hingga Alun-alun Cimahi sudah direlokasi ke PAB sejak 21 Desember kemarin. Sebab, lapak mereka berjualan selama ini memang zona terlarang dan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.

Baca Juga:  Rugi Ratusan Juta, SMP Negeri 2 Cimanggung Sumedang Kemalingan

Asep Januar (41), salah seorang PKL di Jalan Ria mengaku sudah mendapatkan kios di PAB. Namun, dia memprediksi tingkat keramaian pembeli akan jauh berbeda dibandingkan dengan lapaknya yang sudah diratakan. Khususnya bagi pedagang aksesoris sepertinya.

”Kebanyakan konsumen saya itu selama ini anak muda. Kalau zaman sekarang kan anak muda jarang yang mau ke pasar apalagi harus naik ke lantai dua. Kebanyakan di pasar itu kan ibu-ibu,” kata Januar saat ditemui Minggu (22/12).

Baca Juga:  Pentingnya Tranformasi Digital untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Untuk mengantisipasi sepinya penjualan di kios baru yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi itu, Asep mengaku lebih memilih keluar uang untuk belajar jualan secara online dibandingkan harus membayar kontrakan yang lebih refresentatif daripada kios di PAB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga