Mitra JQR Permudah Jangkauan ke Masyarakat

Mitra JQR Permudah Jangkauan ke Masyarakat
KEMITRAAN: Penandatanganan MoU antara Eiger dengan JQR (28/2/2019) lalu. PT Eigerindo Multiproduk Industri berkomitmen membantu biaya penindakan, untuk masalah Darurat Pendidikan dan Rumah Darurat Roboh (RDR).
0 Komentar

BANDUNG – Inovasi Gubernur Jawa Barat Jabar Quick Response (JQR) tidak bisa berjalan sendirian. Sebagai kanal aduan, JQR perlu banyak tangan untuk menggapai masyarakat.

Tidak hanya mengandalkan dinas, JQR pun dibantu banyak pihak yang terdorong ikut membantu melakukan tindakan kemanusian dan darurat. Termasuk cwordfunding untuk memperlancar operasional dan bantuan.

Koordinator Bidang Kelembagaan dan Kerjasama JQR M. Iqbal Audah mengatakan, ada beberapa mitra yang sudah menjalin kerjasama dengan JQR. Di antaranya PMI, Bazas, Eiger, WeCare.id, hingga Kitabisa.com.

Baca Juga:Mendorong Masyarakat Lebih Peka Kepada SesamaPelaporan Cek Kosong Yang Melibatkan Aa Umbara, Diduga Bermotif Lain

”Dengan adanya mitra ini mempermudah kami untuk memverifikasi hingga menyalurkan bantuan. Sebab, hal tersebut tidak mudah dilakukan oleh dinas (pemerintah),” kata Iqbal didampingi Ketua Harian JQR Muhammad Hanief.

Iqbal mengatakan, JQR kerap menjadi pengawas untuk beberapa masyarakat yang mendapatkan bantuan penggalangan dana dari crowdfunding di beberapa daerah di Jawa Barat. Harapannya, dana yang sudah dikumpulkan masyarakat itu digunakan dengan baik oleh penerima.

”Begitu pun ketika ketika kami minta bantuan, entah donasi atau pun peminjaman alat, Alhamdulillah kami semua selalu dimudahkan,” kata pria berkacamata itu sambil menambahkan, terus berkoordinasi dengan mitra profesional untuk menangani beberapa kasus aduan.

Begitu pun ketika keluarga penunggu pasien yang kerap terlantar di RS Hasan Sadikin Bandung. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun meresmikan Rumah Singgah Humanis alias Rangganis di Jalan Wastukencana No. 73  Bandung, Selasa (20/8) lalu.

Rangganis adalah penginapan gratis bagi pasien dari luar Bandung, pengguna fasilitas kesehatan rujukan tipe A,  yang berobat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Rangganis menjadi salah satu jawaban atas masalah keterbatasan tempat tidur di RS tipe A akibat membludaknya rujukan serta permasalahan biaya pengobatan.

”Tidak punya uang, pulang jauh, jadi menggelandang di koridor rumah sakit, dan lain-lain. Lewat Rangganis kita selesaikan masalah hari ini,” kata Ridwan Kamil.

Baca Juga:Dibangun Sesuai Kebutuhan PedagangPemkot Segera Bangun RSUD di Gedebage

Ridwan Kamil mengatakan, di Rangganis juga akan dihadirkan ahli psikologi untuk memberikan dukungan psikososial bagi penghuninya. Selain itu, para pasien yang singgah juga akan mendapat tindakan berupa kegiatan bersama penghuni rumah singgah lainnya yang bersifat rekreasi dan santai untuk membangkitkan optimisme, semangat, dan rasa ikhlas.

0 Komentar