JABAR EKSPRES – KCIC mewaspadai meningkatnya potensi gangguan perjalanan Kereta Cepat Whoosh akibat layang-layang yang kerap masuk ke area operasional saat musim kemarau.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengatakan aktivitas bermain layang-layang biasanya meningkat menjelang musim kemarau dan masa libur sekolah.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu operasional kereta cepat sehingga pengawasan di sepanjang jalur Whoosh terus diperketat.
Baca Juga:Standar Baru Susu Formula yang Terbuat dari Susu Segar dengan One-Step Fresh akan Segera Hadir di IndonesiaBerenang Saat Ibu Mencuci, Bocah 6 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Cianten Bogor
“Menjelang musim kemarau dan liburan sekolah, aktivitas bermain layang-layang biasanya meningkat. Karena itu kami mengintensifkan pengawasan agar tidak mengganggu perjalanan Whoosh,” ujar Emir, Sabtu (6/6/2026).
Menurut dia, gangguan akibat layang-layang masih menjadi salah satu kendala yang kerap memengaruhi operasional Whoosh dan bahkan tercatat terjadi hampir setiap bulan.
Wilayah yang paling sering terdampak berada di sepanjang lintasan Padalarang hingga Bandung.
Layang-layang yang dimainkan cukup jauh dari jalur kereta dapat terbawa angin saat putus hingga memasuki area operasional.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu perjalanan kereta sehingga dalam beberapa kasus perjalanan harus dihentikan sementara demi menjaga keselamatan penumpang dan operasional.
“Layang-layang yang dimainkan beberapa kilometer dari jalur bisa terbawa angin ketika putus, lalu benangnya menjuntai dan masuk ke area operasional kereta. Kondisi ini berpotensi mengganggu perjalanan sehingga harus segera ditangani,” katanya.
Untuk meminimalkan risiko, KCIC terus melakukan patroli dan pemeriksaan rutin di sepanjang trase kereta cepat. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, petugas juga memastikan area jalur tetap steril dari berbagai potensi gangguan.
Baca Juga:Pemprov Jabar dan PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok NangkaTepat di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Air Kali Baru Bojonggede Hilang Tertutup Tumpukan Sampah
Selain layang-layang, KCIC juga mengantisipasi gangguan yang berasal dari satwa liar. Salah satu yang cukup sering ditemukan adalah biawak yang melintas di sekitar jalur kereta cepat, terutama pada lintasan Padalarang hingga Purwakarta.
“Kami mengajak masyarakat bermain layang-layang di lokasi yang aman dan jauh dari jalur kereta cepat agar keselamatan perjalanan tetap terjaga. Selain itu, kami juga terus mengantisipasi potensi gangguan lain, termasuk satwa liar yang melintas di sekitar jalur,” pungkas Emir. (Wit)
