oleh

PAN Cimahi ‘Legowo’ Gugatan Ditolak MK

CIMAHI – Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan sela dengan tidak melanjutkan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 untuk pemohon Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cimahi.

Berdasarkan putusan nomor 123-12-12/PHPU DPR-DPRD-XIII/2019 disebutkan, gugatan PAN Dapil 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi dihentikan dengan alasan hukumnya, pemohon (PAN) tidak mencantumkan perolehan suara yang benar menurut pemohon pada petitum (tuntutan).

Baca Juga:  Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Merata, SMM Luncurkan Sekolah PAUD Gratis

Atas putusan ditolaknya gugatan itu, Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Cimahi mengaku ‘legowo’ atau menerima keputusan yang sudah dikeluarkan MK.

”Kita sebagai partai politik sebagai warga yang baik pasti kita akan menghargai apapun putusan lembaga peradilan sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Wakil Ketua DPD PAN Kota Cimahi, Robin Sihombing saat dihubingi via sambungan telepon, Kamis (25/7).

Dia mengungkapkan, awalnya PAN mengajukan gugatan ke MK soal selisih hasil pada Dapil 2 DPRD Kota Cimahi. Menurutnya, gugatan itu dilayangkan kepada termohon, yakni KPU Kota Cimahi karena adanya selisih perbedaan suara antara PAN Kota Cimahi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cimahi Utara.

Baca Juga:  Awasi Pemudik Nakal, Sejumlah Jalan Tikus Bakal Dijaga Ketat

”Yang digugat itu adalah penetapan hasil yang dilakukan PPK Utara. Jadi selisihnya itu hanya tujuh suara saja,” beber Robin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga