oleh

Pelajari 326 Gugatan Sengketa Pemilu

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mem­perlajari 326 gugatan sengketa Pemilu 2019 yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. Mulai dari gugatan pemilihan DPRD/DPR, DPD, hingga pemilihan presiden. KPU sedang mema­hami substansi yang dimohon­kan penggugat.

“KPU akan mempelajari pokok-pokok permohonan pemohon untuk memastikan di mana locus persoalan dan apa substansi yang dimohon­kan,” ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi dalam keterangannya yang diterima Minggu (26/5).

Baca Juga:  Bantu Pemkot Urai Lonjakan Covid-19, DKR Tingkatkan Sosialisasi PHBS

Untuk itu, lanjut Pramono, pihaknya akan mengoordi­nasikan seluruh KPU pro­vinsi dan KPU kabupaten/kota dalam menyusun jawa­ban atas pokok-pokok per­mohonan. KPU harus bisa memastikan jawaban yang diuraikan secara jelas, baik dari sisi data kuantitatif mau pun uraian kronologis.

“KPU berkedudukan sebagai termohon. Jadi mau tidak mau, kita harus siap menghadapi gugatan yang diajukan ke MK,” katanya.

Menurutnya persidang di MK adalah momen untuk mem­pertanggungjawabkan kinerja KPU selama Pemilu 2019.

Baca Juga:  Sampah yang Menumpuk di Beberapa Titik Jalan Menuju Candi Cicalengka Ternyata 'Sumbangan' Warga Luar

“Nanti di persidangan kami akan membantah dalil-dalil yang diajukan pemohon. Kami akan mematahkan tuduhan bahwa KPU telah melakukan berbagai kecurangan selama proses pemilu,” terangnya.

Dirincinya, KPU menerima 316 gugatan sengketa pemilu DPR, provinsi, kabupaten dan kota. Lalu sembilan gugatan peserta pemilu DPD, dan satu gugatan pemilu presiden.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga