oleh

Selama ada Persetujuan Sumbangan Bisa Dilakukan

BANDUNG – Selain pungu­tan liar (Pungli) sekolah ma­sih bisa menerima sumbangan dari siswa selama sumbangan tersebut sudah melalui rem­bukan orangtua siswa dan persetujuan pihak komite sekolah.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) , Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika mengungkapkan, pemberian dana sumbangan dari orang tua peserta didik kepada sekolah diperboleh­kan asalkan melalui regulasi yang tepat, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.

”Diperbolehkan selama dana tersebut dikelola dengan benar dan sesuai mekanis­me melalui komite sekolah, serta melalui rapat orang tua sis­wa,” ungkap Dewi, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Dewi, pungutan sumbangan juga harus bisa menga­komodir siswa ku­rang mam­pu dan pi­hak sekolah tidak pernah menentukan jum­lah nominal sumbangan ter­sebut.

”Kalau ada pemaksaan dan penentuan jumlah itu tidak diperkenankan,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) diperbolehkan menerima sumbangangan guna me­menuhi biaya investasi seko­lah selain lahan. Kendati demikian, untuk sumbangan tersebut pihak sekolah tidak diperkenankan menentukan jumlah nominal, apalagi jumlah sumbangan yang hingga bisa memberat­kan orangtua siswa.

”Sumbangan tersebut boleh dilakukan guna memenuhi kekurangan biaya operasional sekolah sepanjang bantuan yang diberikan pemerintah belum mencukupi kebutuhan sekolah tersebut,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga