Seperti diketahui, Butet mengawali karirnya di dunia bulu tangkis saat bergabung di klub Pisok, Manado dan PB Tangkas sebelum akahirnya menjadi pemain PB Djarum Kudus.
Dalam perjalanan karirnya, Butet telah berhasil mengoleksi empat medali emas SEA Games yaitu dua SEA Games 2007 pada ganda putri dan beregu putri, SEA Games 2009, dan SEA Games 2011.
Selain itu, Butet juga berhasil meraih medali perak Kejuaraan Dunia 2009 bersama Nova Widianto, medali perunggu Kejuaraan Dunia 2011 bersama Owi, medali emas Olimpiade Rio 2016 bersama Owi dan perak Olimpiade Beijing 2008 bersama Nova.
Baca Juga:Siap Permalukan Persib di Leg KeduaPersib Bandung Ditahan Persiwa
Butet juga pernah menjadi sejarah Indonesia, ketika tim Merah-Putih mengukuhkan dominasinya pada cabang bulu tangkis SEA Games 2007 dengan menyapu habis medali emas. Saat itu, Butet berhasil meraih emas di nomor ganda putri saat berpasangan dengan Vita Marissa.
Sedangkan menanggapi pertandingan terakhirnya, Butet mengaku hal tersebut tidak akan pernah dilupakan olehnya. ”Ini akan menjadi salah satu momen yang tidak akan pernah saya lupakan di akhir karir saya,” ungkap Butet usai pertandingan.
Sementara itu, di kesempatan tersebut, Owi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Butet. Ia juga bangga dengan Butet, yang terus memberikan penampilan yang luar biasa hingga akhir karirnya tersebut. ”Saya ucapkan terima kasih kepada Butet, sampai pertandingan terakhir ini, ia tampil begitu luar biasa dan masih membrikan motivasi kepada saya,” ucap Owi.
Sementara itu, satu gelar juara itu diraih oleh pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon usai mengalahkan kompatriotnya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak final. Raihan juara ini sekaligus mempertahankan gelar yang pernah diraih pasangan yang dijuluki The Minions ini di tahun sebelumnya.
Dalam pertarungan yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1) kemarin, Kevin/Marcus yang menjadi unggulan pertama itu berhasil menang atas seniornya tersebut dalam dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-11.
Pertarungan yang berlangsung selama 26 menit itu berjalan cukup menarik. Apalagi di game pertama, di mana Kevin/Marcus sempat tertinggal 5-9 dari Hendra/Ahsan, sebelum akhirnya Kevin/Marcus berhasil membalikkan keadaan dengan menang 21-17.
