Jabar Saber Hoaks, Upaya Membangun Kondusifitas di Jawa Barat

Jabar Saber Hoaks Upaya Membangun Kondusifitas di Jawa Barat 11.14.11
FOTO-FOTO: HUMAS JABAR UNTUK JABAR EKSPRES
LUNCURKAN SABER: Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil saat melaunching Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoaks untuk kondusifitas di Jawa Barat. Launching digelar di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, kemarin (7/12).
0 Komentar

BANDUNG – Kondusifitas adalah harga mahal dan men­jadi pondasi dasar membangun suatu daerah. Pemda Pro­vinsi Jawa Barat membuat upaya penting sebagai benteng perta­hanan untuk menjaga kondusifitas dae­rah melalui lembaga bernama Jabar Saber Hoaks.

”Pemda Provinsi Jawa Barat menyiap­kan instrumen untuk membentengi kondusifitas masa depan Jawa Barat. Kondusifitas itu harga mahal sebagai pondasi dasar untuk membangun Jawa Barat yang Juara Lahir Bathin,” kata Gu­bernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat me-launching Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoaks di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, ke­marin (7/12).

”Caranya adalah melawan informasi-informasi yang meresahkan yang di­duga datang dari rekayasa-rekayasa kepentingan,” lanjutnya.

Baca Juga:Warga Garut Selamat dari Aksi Brutal KKBBupati Ajak ASN Makmurkan Masjid

Terkait pentingnya kondusifitas kawa­san ini, sejarah dunia mencatat bahwa ada 50 juta orang meninggal dunia aki­bat Perang Dunia II 1939-1945. Ini be­rawal dari serangan Jerman ke Polandia yang disebabkan oleh berita hoaks. Ketika itu ada berita seolah-olah ada tentara Polandia yang akan menyerang Jerman. Berita tersebut disampaikan militer Jerman ke Adolf Hitler. Pada akhirnya Jerman pun meyerang Polan­dia.

”Dan ini menjadi sumbu, penyebab Perang Dunia Kedua dan yang pasti 50 juta orang meninggal karena berita bohong,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat me-launching Jabar Saber Hoaks tersebut.

Lanjut Emil, latar belakang sejarah ini menjadi dasar pentingnya Jawa Barat membentuk tim Jabar Saber Hoaks. Emil ingin masyarakat Jawa Ba­rat produktif. Karena kerugian yang didapat ketika perhatian kita tertuju pada berita hoaks adalah waktu yang akan terbuang habis membahas hal-hal bersifat kebohongan.

0 Komentar