Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengimbau supporter The Jak untuk menahan diri terhadap kejadian yang menimpa anggota mereka. ”Imbauan dari Pak Kadiv untuk saling menahan diri. Negara kita kan Negara hukum, jadi biarkan proses ini bergulir dulu yang jelas kalau melakukan pelanggaran akan ditindak,” ujarnya.
Dedi membantah terkait sweeping plat D di Jakarta yang dilakukan oleh The Jak . ”Tidak ada, itu berita hoaks. Polisi dari Polda Jabar maupun Polda Metro Jaya mengantisipasi itu,” jelasnya. Terkait koordinasi dengan pihak klub agar tidak ada lagi peristiwa tersebut, Dedi mengaku akan berkoordinasi.
”Pasti akan dilakukan oleh Polda Jabar, nanti Polda Jabar juga akan rilis baik pengungkapan kasusnya maupun langkah lanjut, serta evaluasi pengamanan. Hari ini akan dilakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi langkah selanjutnya,” beber Dedi.
Baca Juga:Bupati Pimpin Apel PertamaKemendikbud Wacanakan Bakal Hapus PPDB
Menyikapi pertandingan selanjutnya dihentikan atau tidak, Dedi mengaku hanya melakukan evaluasi. ”Tidak ada dihentikannya kompetisi. Kita akan evaluasi dengan rapat dan koordinasi,” paparnya.
Untuk para pelaku sendiri yang tertangkap, Dedi menyebutkan tetap akan memrosesnya secara hukum yang berlaku. ”Pelaku ini rata-rata kan pelajar. Kalau di bawah umur pasti perlakuan terhadap hukumnya berbeda dengan yang lain. Akan ada perlakuan-perlakuan khusus. Artinya akses untuk menimba ilmu akan dipertimbangan,” ungkapnya.
Dedi juga mengaku, jika pihaknya sudah melakukan studi banding pengamanan ke luar negeri. ”Sudah berapa kali studi banding ke luar negeri seperti ke London, Inggris. Managemen pengamanan pam bola itu terkait masalah ketertiban beberapa bagian kita adopsi di sini. Seperti mekanisme pengamanan itu, kita bagi jadi beberapa ring, beberapa satgas, nah itu yang sudah kita lakukan,” katanya.
Terkait video kejadian pengeroyokan yang viral di media sosial tersebut, tidak tampak polisi melerai atau berjaga, Dedi mengaku peristiwa itu terjadi di luar lingkungan yang dijaga polisi. ”Kejadian itu jauh di luar lingkungan itu loh,” pungkasnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade terkait pendukung klub. ”Kita sudah berkoordinasi dengan Gede, ini sesuatu yang memprihatinkan. Jangan sampai terulang lagi karena pada dasarnya semua ingin menonton klub kesayangan,” jelas Argo.
