Pengamat sepakbola Supriyono menambahkan, jika supporter harus menanamkan respek kepada supporter lain. ”Dengan sepakbola kita dapat silaturahmi, tanpa harus melihat ras, agama,” katanya saat dihubungi FIN, kemarin (24/9).
Mantan pemain Timnas Primavera ini juga mengatakan, jika PSSI, pihak klub dan stakeholder harus dapat mengedukasi supporter. ”Ini bagian penting bagi PSSI dan stakeholder untuk tidak hanya memikirkan pertandingannya saja, tapi harus memberi edukasi kepada para supporter,” ucapnya.
Supriyono tidak setuju dengan wacana yang hadir untuk memberhentikan sementara kompetisi di Indonesia. ”Tidak semudah itu, banyak faktor yang harus dilakukan. Bagaimana hubungan dengan media, sponsor dan juga lainnya. Mungkin sistem kompetisi yang diubah seperti pembagian grup, agar dipisahkan lebih rasional dripada memberhentikan kompetisi,” terangnya.
Baca Juga:Bupati Pimpin Apel PertamaKemendikbud Wacanakan Bakal Hapus PPDB
Apalagi menurut Supriyono, saat ini Timnas Indonesia sedang dalam peningkatan permainan. ”Kita tahu Timnas Indonesia dari berbagai kelompok umur baik U 16, U 19, U 23, senior sedang dalam peningkatan peforma. Jangan sampai kita dapat suspend lagi dari FIFA,’’ tutupnya. (AF/fin/mg1/ign)

