oleh

Sopir Bus Maut Terancam 12 Tahun Bui

SUKABUMI – Polres Sukabumi menetapkan, Muhammad Adam, 26, sopir bus wisata yang mengalami kecelakaan maut di turunan letter S, sebagai tersangka. Akibat kelalaiannya itu, dia terancam pasal berlapis dengan hukuman maksimal hingga 12 tahun penjara.

”Jika nanti dalam proses penyidikan ditemukan bukti yang mengarah pada kesengajaan. Misalnya terkait ada tidaknya upaya untuk menyelamatkan penumpang. Yang bersangkutan bisa dikenakan pasal 311 UU 22/2009 (Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, red). Ancamannya 12 tahun penjara,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi dalam siaran pers penanganan perkara bus maut di Mapolres Sukabumi, kemarin (13/9).

Adam juga dijerat dengan pasal 310 UU 22/2009, terkait kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Seperti diketahui, dia mengemudikan bus tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang memadai. ”Kalau pasal itu ancamannya 6 tahun,” lanjutnya.

Penetapan kernet yang pada saat kejadian sebagai sopir bus wisata tersebut berdasarkan hasil penyidikan keterangan sejumlah masyarakat termasuk korban selamat. ”Hasil keterangan, Adam yang mengemudi hingga bus masuk ke jurang. Bahkan Adam pun berusaha turun dan tidak mau ditolong pasca kejadian bus masuk jurang tersebut,” tambah Nasriadi.

Menurutnya, Adam mengemudi setelah sopir aslinya merasa kelelahan dan meminta untuk bergantian. Adam sendiri, baru pertama melewati jalur Letter S tersebut. Apalagi dirinya baru bekerja dua bulan di perusahaan bus maut tersebut sebagai kernet.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga