oleh

39 Huntara Bisa Dihuni Korban Pergerakan Tanah

NGAMPRAH- Para korban pergerakan tanah di Kampung Cikatomas, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sudah bisa menempati hunian sementara (huntara) yang telah dibangun oleh pemerintah daerah. Tercatat, sebanyak 39 hunian sementara telah dibangun, namun sebagian korban memilih untuk kembali ke rumah masing-masing.

“Pekan lalu serah terima kepada warga untuk huntara telah dilakukan. Tapi, ada yang kembali ke rumah masing-masing meskipun sesuai rekomendasi Badan Geologi, permukiman mereka tak layak ditempati karena potensi pergerakan tanah bisa terjadi yang membahayakan warga sekitar,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah KBB Dicky Maulana, Kamis (18/1).

Menurut Dicky, 39 huntara dan 1 musala dibangun tak jauh dari permukiman warga sebelumnya. Pembangunan huntara baru selesai lantaran sebelumnya menunggu kajian dan pendanaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana. “Sebelum huntara dibangun, warga ada yang mengungsi ke rumah kerabat masing-masing,” ujarnya.

Dengan hadirnya huntara, ujar Dicky, diharapkan masyarakat bisa menempati sebagai tempat tinggal yang nyaman dan aman dari pergerakan tanah dibandingkan harus tinggal di rumah masing-masing. Mengingat saat ini masih memasuki musim hujan. “Setelah huntara terbangun, ke depan bisa dibuatkan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga