Tinggal di Spanyol, ungkap Gilang, membuat dirinya belajar banyak hal yang tidak bisa dilakukan di Indonesia. Mereka terbiasa dengan atmosfer para pembalap profesional di sana, baik dalam berlatih maupun berkomunikasi. ’’Kami kadang latihan bareng supermoto dengan pembalap MotoGP saat mereka tidak ada race. Salah satunya (Maverick) Vinales dari tim Movistar Yamaha,’’ ungkapnya.
Bergaul dan berkomunikasi dengan pembalap kelas dunia sangat penting bagi rider Indonesia. Tidak bisa dimungkiri, pembalap Indonesia kerap merasa inferior ketika harus bertarung dengan pembalap bule.
Hal itu juga dirasakan Gilang. Dia sering berkutat di papan tengah. Padahal, ketika masih tampil di ARRC, dia dominan di depan. Pembalap asal Jepang yang di ARRC tidak pernah di depannya, di FIM CEV Moto3, dia lebih bisa bersaing.
Baca Juga:PTUN Menangkan Gugatan Warga JatayuEmil Ditenggat Hingga Natal
’’Saya sih tidak merasa grogi atau gimana. Tapi, tidak tahu kenapa saya sering kalah dari Kazuki Masaki di FIM CEV. Padahal, di Asia, saya selalu mengalahkan dia,’’ ucap Gilang. Sebagai catatan, Gilang dan Masaki tergabung dalam satu tim di Asian Talent Team.
Alberto Puig, mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi direktur Asian Talent Team, menyebut pembalap Indonesia punya potensi besar untuk bersaing di FIM CEV. Mereka harus diberi kesempatan untuk berkompetisi dalam kejuaraan yang kompetitif agar lebih cepat berkembang.
’’Andi Gilang menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam musim keduanya di FIM CEV,’’ kata Puig dalam seri terakhir FIM CEV akhir November lalu.
Memang, Gilang belum bisa menembus posisi sepuluh besar pada klasemen akhir FIM CEV Moto3. Namun, bahwa dia menyelesaikan banyak lomba dan bertarung dengan sangat baik, hal itu menunjukkan skill-nya berkembang pesat. ’’Dia telah tahu bagaimana ketatnya persaingan level dunia. Itu penting bagi dia untuk lebih berkembang di masa depan,’’ paparnya.
Semoga saja tahun depan Gerry bisa menyusul Dimas dan Gilang. Tentu akan lebih besar peluang Indonesia untuk menembus grand prix motor bila Gerry berlaga di FIM CEV. Marc Marquez yang saat ini mendominasi MotoGP juga pernah tampil di FIM CEV.
