Bersafari ke Masai Mara, Taman Nasional Terbesar di Kenya (1)

Bersafari ke Masai Mara, Taman Nasional Terbesar di Kenya (1)
SASINE FOR JAWA POSMENJELAJAH: Wartawan Jawa Pos Tomy C. Gutomo mengenakan topi kulit Singa bersama para prajurit Masai, baru-baru ini.
0 Komentar

Atap mobil kami sudah dibuka. Semua mobil safari memang dimodifikasi khusus agar bisa dibuka atapnya. Sehingga penumpangnya bisa berdiri dan melihat dengan bebas selama bersafari.

Jarak kamp dengan Oloolaimutia Gate hanya 1 km. Ada lima gate di Masai Mara National Reserve. Selain Oloolaimutia, ada Sekenani, Talek, Sand River, dan Oloololo. Yang paling mudah dijangkau dari Nairobi adalah Oloolaimutia dan Sekenani.

Antrean mobil safari yang akan masuk ke Masai Mara National Reserve cukup panjang. Onesmus mengumpulkan paspor kami dan berjalan kaki ke loket. Antrean itu dimanfaatkan para perempuan Masai untuk menawarkan aksesori khas Masai. Mereka mengerumuni mobil-mobil yang sedang berbaris menanti giliran masuk taman nasional.

Baca Juga:210 Pejabat Esselon IV Dilantik Bupati SumedangRilis Buku Penuh Wkwkwkwk

Menurut Onesmus, hanya sopir berpengalaman yang boleh mengendarai mobil di dalam Masai Mara National Reserve. Juga tidak sembarang mobil boleh masuk. Kalau tidak berpengalaman, risiko tersesat sangat tinggi. Dan bila tersesatnya sampai malam, sangat berbahaya. Apalagi bila tidak didampingi pawang.

Ini bukan seperti Taman Safari di Bogor, Pasuruan, atau Bali yang ada treknya. Di dalam Masai Mara National Reserve yang terlihat hanyalah hamparan padang rumput yang sangat luas. Hewan-hewan hidup bebas di alam liar itu. Yang herbivor memakan tumbuhan di sini. Yang karnivor memakan binatang di sana. Tidak ada yang memberi makan seperti di Taman Safari.

Begitu masuk, Onesmus langsung menyalakan radio komunikasi. Radio itu terhubung dengan mobil-mobil safari yang ada di sana. Bila ada yang menemukan binatang buas, mereka mengumumkan melalui radio tersebut agar yang lain datang. ”Kami berbagi informasi dengan pengemudi lain,” kata Onesmus.

Waktu kami tidak banyak sore itu. Sebelum pukul 18.00, kami harus keluar dari Masai Mara National Reserve. Tapi lumayan, sore itu kami bisa melihat singa, cheetah, jerapah, rusa, kambing gunung, dan sekumpulan gajah. Tepat pukul 18.00 kami sudah tiba kembali di kamp untuk makan malam dan beristirahat. (*/bersambung/c9/ttg)

0 Komentar