oleh

Pasien Luka Bakar Cenderung Meningkat

jabarekspres.com, JL RUMAH SAKIT – Selama kurun Januari hingga Juni 2017 RSUD R Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi menangani sebanyak 51 kasus pasien luka bakar. Jumlah kasusnya dalam tiga tahun terakhir berfluktuasi.

Berdasarkan data di RSUD R Syamsudin SH, pada 2014 jumlahnya sebanyak 44 kasus, pada 2015 sebanyak 64 kasus, pada 2016 sebanyak 90 kasus, dan tahun ini selama Januari-Juni sebanyak 51 kasus.

Baca Juga:  Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif

“Setiap tahunnya kasus luka bakar cenderung meningkat. Tentunya kami pihak rumah sakit akan terus berupaya meningkatkan pelayanan,” ujar Direktur RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Bachrul Anwar, seusai peresmian Unit Luka Bakar (Burn Center), kemarin (11/7).

Dari hasil pendataan kasus luka bakar, kata Bachrul, risikonya bisa mengancam jiwa. Jika korban luka bakar terjadi akibat kebakaran secara umum, biasanya rata-rata berdampak terhadap paru-paru. “Kalau kasus luka bakar itu memang harus segera ditangani,” singkatnya.

Baca Juga:  Dokter Boyke: Wanita Lebih Puas dengan Pria yang Disunat

Dari 22 kasus kebakaran besar, sebanyak 16 kasus yang mengalami luka bakar jiwanya tak bisa tertolong dan 6 lainya berhasil diselamatkan. Penanganannya harus cepat sehingga bisa mengurangi kecacatan. “Kalau penanganannya cepat, kecacatan itu bisa tertangani. Paling tidak meningkatkan semangat pasien untuk sembuh dan meningkatkan kualitas hidup,” tandas dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga