Anak Meninggal, Budiawan Abdikan Diri Jadi Porter di RS Cipto Mangunkusumo

budiawan-porter
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
PETISI PEMBUBARAN: Massa dari beragai Ormas dan Santri se-Jawa Barat menggelar Sawala Apel Akbar 191-999 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/1). Aksi ini untuk membuahkan petisi bersama terkait desaka kepada pemerintah agar membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI) karena diduga sebagai penista budaya dan Pancasila.
0 Komentar

Pertengahan tahun lalu misalnya. Ketika itu Budiawan diminta mendampingi Syahmuddin, pasien 27 tahun yang didiagnosis menderita kanker. Segala kebutuhan dan urusan pasien tersebut dia upayakan. Mulai makanan, pakaian, obat, sampai ganti popok atau diaper. ”Dia sebatang kara,” ucap Budiawan. Sebelumnya ada relawan yang membantu Syahmuddin. Namun, dia memilih mundur karena merasa tidak kuat.

Alhasil, Budiawan yang mengambil alih. Dia tidak kuasa melihat Syahmuddin yang sudah tidak berdaya. Untuk duduk pun, pasien asal Tanjungpinang, Riau, itu tidak bisa. Sebab, penyakit yang dia derita sudah menjalar ke mana-mana. Dari bawah pinggang sampai kaki, semua tidak berfungsi. ”Kakinya luka. Sudah ada belatungnya,” kata dia. Dengan sabar Budiawan merawat Syahmuddin hingga lebih baik. ”Sekarang dia sudah pulang.”

Budiawan bertekad terus mengabdikan diri sampai merasa tidak kuat lagi. Yang ada dalam pikirannya hanyalah berusaha membantu keluarga pasien semaksimal mungkin agar tidak ada lagi yang bernasib sama dengan dirinya. (*/c9/ari/rie)

0 Komentar