Petahana Dinilai Masih Kuat, Pesaing Harus Kerja Ekstra

Petahana Dinilai Masih Kuat, Pesaing Harus Kerja Ekstra
0 Komentar

bandungekspres.co.id, CIMAHI – Pengamat Politik Universitas Parahyangan (Unpar), Asep Warlan Yusuf menilai, saat ini masih sulit bagi kandidat lain untuk mengalahkan petahana di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cimahi. Dikatakan Warlan, untuk melawan petahana siapapun calonnya akan sangat berat. Oleh karena itu, jika ingin menang, lawan petahana harus ekstra keras dalam mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat.

Selain itu kata Asep, kinerja yang sudah dilakukan petahana dalam memimpin daerahnya juga bisa menjadi faktor penentu. Apalagi jika sang incumbent memiliki track record baik. ”Kalau misalnya behasil atau masyarakat puas dalam pemerintahahannya, wah berat karena masyarakat seringkali menggambarkannya dari yang sudah ada,” ujarnya.

”Dari pada yang baru, belum tentu bagus, mending yang sudah ada. Itu kebiasaan atau prilaku politknya di berbagai daerah seperti itu,” tambah Asep.

Baca Juga:Hujan Sebentar, Langsung Banjir CileuncangBelasan Artis Hibur Korban Banjir

Untuk sementara ia menyimpulkan peluang petahana untuk memenangkan Pilkada Kota Cimahi masih unggul dibandingkan kedua pasangan kandidat lainnya.Bagaimanapun kata dia, masyarakat Cimahi sangat mengenal siapa sosok Atty Suharti.

”Ada lima faktor yang mempengaruhi jika seorang pasangan ingin memenangkan Pilkada, termasuk di Kota Cimahi. Yang pertama adalah figur yang mencalonkan. faktor kedua ialah partai pengusung atau tim suksenya, selanjutnya adalah faktor program yang disodorkan kepada masyarakat. Misal, menarik ngga programnya, karena orang Cimahi juga sudah melek politik atau  sudah sadar politik,” ucap Asep.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Sidha juga mengatakan hal sama. Berbicara soal figur di Pilkada Kota Cimahi, sosok Atty Suharti sebagai petahana masih unggul dibandingkan kedua bakal calon lainnya.

”Kalau kita lihat man (figur), petahana lebih unggul. Ibu Atty kan sebagai incumbent, jelas orang-orang Cimahi sudah tau dia Wali Kota Cimahi dan mencalonkan diri menjadi Wali Kota,” katanya.

”Bukannya saya mengerucutkan, tapi memang namanya belum begitu terkenal, berarti harus ada usaha yang lebih keras yang dilakukan oleh partai pengusung agar Pak Ajay lebih dikenal, begitu juga dengan Asep Hadad,” tambah Arlan.

0 Komentar