oleh

Proyek Tol Soroja Terkendala SUTT

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Selain masalah pembasan lahan, proyek pembangunan Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) juga dilanda masalah lain. Salah satunya, jaringan kabel bertegangan tinggi (SUTT) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, selain SUTT terdapat juga tower telekomunikasi milik dari provider. ”Tak hanya itu, ada tanah wakaf dan masjid yang keberadaannya akan dilalui proyek ini,” kata Iwa kepada wartawan, kemarin (12/5).

Baca Juga:  Pelaku Aksi Penusukan Istri Siri Diganjar Lima Tahun Penjara

Iwa mengakui, pihaknya telah berkomunikasi dan sudah menemukan solusi mengenai keberadaan  SUTT bertegangan 70 KV dan 150 KV tersebut. Bahkan dirinya meminta PLN untuk segera mempercepat relokasinya.

”PLN bersedia untuk memenuhinya. Begitu pun pemilik tower telekomunikasi tersebut,” jelas Iwa.

Untuk pembebasan lahan wakaf masjid, kata Iwa, memerlukan upaya ekstra. Sebab, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tidak sanggup mengganti karena tidak sesuai dengan kesepakatan.

Baca Juga:  Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif

Namun demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Dengan harapan, mendorong pembebasan lahan tersebut. ”Kita selalau mencari solusi agar setiap kendala yang ditemui bisa tuntas dan pembangunan tetap terlaksana,” kata dia.

Di tempat sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, untuk mendorong percepatan pembangunan khususnya jalan tol pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Tujuannya, mempercepat pembebasan lahan di sejumlah proyek di Jabar. ”Secepatnya, kalau bisa mengejar, Mei ini juga kami harus lapor,” kata Ineu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga