Volume Sampah Menurun

bandungekspres.co.id– paska perayaan tahun baru, volume sampah di Lembang cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, sekitar 6-7 ton sampah diangkut menggunakan 3 unit truk. Sementara tahun sebelumnya mencapai 10-11 ton.
Menurut Kepala UPT Kebersihan Dinas Ciptakarya Bandung Barat Apit Akhmad, hal tersebut dikarenakan perayaan tahun baru hanya sampai pada pukul 00.30. ’’Kalau tahun sebelumnya sampai pukul 03.00 masih ramai,’’ katanya kepada Bandung Ekspres di Jalan Gedong Lima, kemarin.

Sampah
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES

TUTUP HIDUNG: Pejalan kaki melewati tumpukan sampah di Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung. Di KBB, volume sampah diklaim menurun.

Dia mengatakan, ada kemungkinan jumlah sampah yang diangkut akan meningkat. Berhubung masa liburan masih belum berakhir. Diperkirakan libur tahun baru akan berakhir pada hari Minggu (3/1).
Walaupun diakui olehnya, tahun baru ini pengunjung dan aktivitas di Lembang menurun dari tahun sebelumnya. Beberapa wisatawan kembali ke Lembang, karena menjual tempat wisata yang cukup sejuk. Salah satunya, Tangkuban Perahu yang sudah terkenal hingga ASEAN.
Pada saat libur natal sampah mencapai 23-25 ton. Hal itu disebabkan perayaan natal berbarengan dengan akhir pekan. Serta sebelumnya ada cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW. ’’Untuk selama libur aktivitas rutin pengangkutan sampah di Lembang meningkat mencapai 15 persen dari hari-hari biasa,’’ katanya.
Dia menjelaskan, pengangkutan sampah rutin perhari rata-rata sekitar 20 ton. Sehingga total pengangkutan sampah selama liburan 23 ton/hari. Sementara untuk sampah rumah tangga tidak ada peningkatan 1,5 – 2 persen dari pengangkutan biasanya. Peningkatan tersebut disebabkan ada pelayanan baru di wilayah-wilayah tertentu. UPT Kebersihan setiap harinya mengangkut sekitar 146,49 ton.
’’Sampah yang ada di Bandung Barat, meningkat karena jumlah pengunjung wisata juga meningkat,’’ tuturnya.
Sejak subuh, sekitar 230 pelayan kebersihan diterjunkan untuk mengatasi sampah yang ada di Bandung Barat. Berdasarkan pantauan, ada banyak sampah liar yang tidak terangkut oleh UPT Kebersihan. Terutama di ruas-ruas jalan alternatif. Kebanyakan pengunjung membuang sampah sembarangan di pinggir jalan.

Tinggalkan Balasan