ANDIR – Kecamatan Andir, Kota Bandung memiliki pertemuan internal di antara aparatur sipil negara (ASN) setiap pekan. Dimulai apel pagi bersama. Dilanjutkan dengan rapat rencana kerja. Sekaligus membahas masalah-masalah yang mengemuka di kecamatan.
Camat Andir Ir Nofidi Ekaputra MP menjelaskan, temu mingguan sebagai bentuk evaluasi. Dari rencana kerja yang telah dibuat sebelumnya. Dengan begitu, dapat diketahui solusi yang bakal dilakukan menyikapi persoalan di lapangan.
Setelah rapat selesai pada hari Selasa, kata dia, di hari Rabu sampai Jumat waktunya menyebar di masyarakat. Melakukan komunikasi dengan warga sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Sedangkan hari Senin digunakan untuk rapat pimpinan. ’’Evaluasi kita seperti itu,’’ kata dia kemarin (8/9).
Baca Juga:Bupati Tak Tegas Tindak AhmadiahBupati Daud Ratakan Bukit
Meskipun, kata Nofi, harus diakui, tidak mudah membangun integritas, komitmen di antara para aparatur. Sebagai kelemahan yang dipunya dari segi sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong untuk memperbaiki. Salah satunya adalah melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat. Dalam memberi motivasi dan membangun sistem lingkungan pengendalian. ’’Kebetulan (kantor) BPKP ada di Andir,” jelas dia.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Andir Kurnia Saputra menjelaskan, di dalam rapat kerja mingguan memang dihadirkan sejumlah narasumber. Berasal dari berbagai lembaga yang berkait dengan pelayanan dan menyukseskan program Kota Bandung. Lalu, pelaksanaanya bergilir. Dari satu kelurahan ke kelurahan lain di Andir.
Harapannya, kata Kurnia, aparatur memiliki motivasi kerja, keikhlasan, dalam membangun Andir maju menuju Bandung juara. Agar terwujud Kota Bandung unggul, nyaman dan sejahtera. Sebab, Bandung bisa juara diawali dari kecamatan dan kelurahan. ’’Mudah-mudahan (kami bisa) memberi kontribusi dengan Bandung juaranya. Dari kita, untuk kita,” ungkap dia.
Dalam setiap rapat, seluruh lurah, pegawai struktural kecamatan hadir menyamakan persepsi. ’’Saat rapat evaluasi juga disampaikan arah dan kebijakan pimpinan (wali kota dan wakil wali kota) di elaborasi dengan desain lapangan,” jelas dia. (hen)
