oleh

Menatap Laga Terakhir Piala AFC

[tie_list type=”minus”]Makin Pede dengan Kualitas Merata[/tie_list]

BANDUNG – Tantangan buat Persib Bandung masih terbuka lebar di pentas Piala AFC 2015. Setelah memastikan diri melaju ke babak knock out 16 besar, Maung Bandung membidik juara grup untuk mengamankan tiket home selanjutnya. Apalagi, di laga penutup babak penyisihan nanti Persib bertindak sebagai tuan rumah kala menjamu Ayeyawady United (13/5) nanti.

Performa Persib pun mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Padahal disisi lain kompetisi sepak bola Indonesia harus berhenti lantaran kisruh PSSI dengan Kemenpora. Tetapi situasi itu tidak dianggap sebagai ancaman serius oleh tim pelatih Persib. Sebab, dengan latihan rutin yang dijalani Atep Rizal dkk, Persib yakin mampu mempertahankan performa tim.

”Latihan tetap kami berikan kepada skuat untuk menjaga tetap solid,” kata Emral Abus, pelatih Persib di piala AFC 2015, kemarin.

Baca Juga:  Persib Siap Tempur di Piala Wali Kota Solo, Pelatih Pesan Jaga Prokes

Menurutnya, Persib saat ini dalam situasi yang kondusif. Apalagi dari manajemen juga meyakinkan para pemain untuk tidak terpengaruh kompetisi sepak bola Indonesia yang mandek.

Peluang untuk menjuarai grup H cukup terbuka lebar bagi Persib. Selain menjadi tuan rumah, hampir seluruh pemain Persib tidak ada yang terlalu jauh kualitasya. ”Kualitas pemain kami merata, ini turut membantu kami menjalankan strategi tim,” terang pelatih asal Padang tersebut.

Dalam hal ini, Persib cukup beruntung dengan tidak banyak melakukan perubahan komposisi skuat musim lalu. Langkah tersebut terbukti cukup ampuh menjaga kualitas permainan juara LI 2015 tersebut. Dukungan suporter Persib yang merupakan salah satu yang fanatik di Indonesia bisa memberikan sentuhan tersendiri dalam permainan Maung Bandung.

Baca Juga:  Polemik, Marc Klok Tuding Pihak Persija Tak Menghormatinya

Emral mencontohkan bukti bahwa skuat Persib kualitasnya tidak terlalu mencolok bisa dilihat dari kemampuan para pemainnya. Ketika Ahmad Jufriyanto mendapatkan akumulasi kartu dan dipastikan tidak bisa main di laga terakhir kontra Ayeyawady United, Persib tidak risau. Keberadaan Abdul Rahman menjadi solusi pengganti Jupe -sapaan Jufrianto.

’Seandanyai bermain sepak bola bisa lebih dari sebelas, Abdul Rahman kami mainkan bersama pemain lain,” katanya. Tetapi pernyataan Emral tersebut hanyalah perumpamaan bahwa skuat Persib relatif berimbang.

Bersama Persipura Jayapura, Persib menjadi tumpuan dan gengsi Indonesia di pentas sepak bola Asia. Prestasi Persipura yang melaju hingga babak semifinal tahun lalu menjadi motivasi kedua wakil Indonesia untuk tampil bagus. Sejauh ini sudah diperlihatkan mereka dengan menjadi juara grup masing-masing. (nap/asp)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga