oleh

Pemda Akan Buat Hutan Kota

NGAMPRAH – Keberadaan pohon di lingkungan Perkantoran Pemkab Bandung Barat sangat memprihatinkan. Pasalnya, sekitar 30 persen kondisi pohon banyak yang mati dan tidak tumbuh dengan baik. Demikian disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra kepada wartawan di Ngamprah, kemarin.

Pemda - Hutan Kota
LAHAN GUNDUL: Pohon di lingkungan Pemda KBB terlihat kosong

Yayat menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah pohon yang sejak awal berdirinya kantor ini sudah ditanam. Hal ini dilakukan guna mewujudkan hadirnya hutan kota untuk memberikan udara yang sehat dan kondisi kantor yang tidak gersang. ”Memang pohon yang kami tanam itu bakal lama tumbuhnya dengan waktu sekitar 10 tahun baru membesar. Makanya, kami akan meningkatkan pemeliharaan,” katanya.

Rencana akan dibuatkannya hutan kota di lingkungan kantor pemda, kata Yayat, sudah dialokasikan tanah sekitar 4 hektar. Salah satu yang ditanam yakni pohon baros, pohon jabon dan pohon-pohon untuk hutan lainnya. ”Untuk mewujudkan hutan kota kita memerlukan ribuan pohon. Bisa saja nantinya kita bekerjasama dengan pihak swasta dalam mewujudkan hutan kota,” ungkapnya.

Disinggung mengapa tidak membeli pohon yang besar dan sudah jadi, Yayat mengaku, bila membeli pohon seperti itu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. ”Pohon yang besar dan sudah jadi itu harganya mahal. Untuk satu pohon harganya mulai dari Rp5 juta hingga Rp20 juta. Sehingga kami akan mencoba menanam pohon dari awal saja yang penting pemeliharaannya ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang datang ke Kantor Pemda Bandung Barat, Jajang Kusyadi (39) mengaku, kondisi pemda saat ini memang dirasa gersang dan panas. Kondisi ini tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak datang ke kantor pemda. ”Apalagi kalau cuaca panas. Kondisinya gersang, banyak debu pula,” ungkapnya.

Berbeda, kata dia, jika kondisi pemda memiliki pohon-pohon tinggi yang memberikan keteduhan dan juga udara yang sehat. ”Mungkin kalau pohonnya sudah tumbuh bakal lebih terasa nyaman. Dan kami juga menyesalkan kondisi jalan di area kantor pemda yang belum juga dilakukan pengaspalan,” tandasnya.

Kondisi jalan yang belum diaspal, lanjut dia, membuat kondisi udara dipenuhi debu dan kotor. ”Kalau sudah diaspal tidak akan terlalu banyak debu. Seharusnya sebelum pohon ditanam, minimal jalan sudah diaspal. Supaya kondisi jalan dilalui lebih nyaman,” pungkasnya. (drx/asp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga