JABAR EKSPRES – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan menggandeng pelaku UMKM saat Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) beroperasi komersil pada 1 Oktober 2023.
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya pemerintah mendongkrak perekonomian masyarakat melalui UMKM.
“Bagi yang mau wirausaha harus diberi akses yang mudah mendaftarkan UMKMnya agar dapat beroperasi di sekitar lokasi kereta cepat, yang mau bekerja juga akan terserap,” katanya.
Baca Juga:Dari 6.379 Kota, Bekasi dan Bandung Jadi Wilayah Tertinggi Kasus HIVE-commerce Kian Populer, Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung: Harus Ada Regulasi yang Jelas!
Ia menambahkan, nantinya para UMKM ini akan menampilkan kuliner, kerajinan, kegiatan wisata dan budaya sehingga memberi kesan dan pengalaman yang membekas kepada penumpang KCJB.
“Kehadiran kereta cepat harus dimaknai sebagai upaya percepatan layanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Diketahui, kereta cepat Jakarta-Bandung akan mulai beroperasi secara komersil pada 1 Oktober 2023 mendatang. Namun, sebelum dioperasikan secara penuh, masyarakat bisa menjajal KCJB tanpa dipungut biaya alias gratis. (Mg5)
