JABAR EKSPRES– Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan tidak bisa lagi menutup mata. Polres Banjar memilih ambil bagian dengan menggelar edukasi dan sosialisasi TOT Paham AI bagi pelajar. Kegiatan itu menyasar 38 siswa SMKN 3 Banjar.
Tim trainer Polres Banjar bersama personel Bag SDM hadir sejak pukul 08.00 WIB. Materi yang diberikan tidak berhenti pada pengenalan teknologi. Para siswa didorong memahami dasar-dasar AI, termasuk bagaimana teknologi itu bekerja dan bagaimana pemanfaatannya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan itu, tim trainer memperkenalkan Senopati Academy sebagai platform pembelajaran. Para peserta kemudian mengikuti pretest dan post test melalui aplikasi tersebut. Pengujian itu dilakukan untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan setelah mendapatkan materi. Seluruh 38 siswa menyelesaikan tahapan pengujian tanpa kendala.
Baca Juga:Semangat Partisipasi Harus Menjadi Pondasi dan Mimpi Meraih PrestasiPraktik Ketenagakerjaan Produktif Perlu Diperluas, Kemnaker Dorong Budaya Kerja Inklusif
Setelah rangkaian edukasi selesai, masing-masing peserta memperoleh Sertifikat Paham AI melalui website Senopati Academy. Sertifikat itu menjadi penanda bahwa siswa telah mengikuti proses pembelajaran dan pengujian sesuai tahapan yang ditentukan.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., M.H., M.A.P., CPHR. menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh hanya diikuti sebagai tren.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus dibarengi pemahaman, kecakapan, dan sikap bertanggung jawab. Ia menilai AI sudah menjadi bagian dari perkembangan zaman sehingga pelajar perlu dipersiapkan sejak sekarang.
Menurut Kapolres, pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi.
“Mereka perlu memahami bagaimana memanfaatkan AI secara tepat, cerdas, dan bertanggung jawab. Dengan pemahaman itu, AI dapat dilihat sebagai alat yang mendukung proses belajar dan pengembangan diri, bukan sebagai sesuatu yang digunakan tanpa arah,” katanya, Jumat (10/9/2026)
Sekolah dinilai menjadi ruang strategis untuk membangun pemahaman tersebut. Edukasi sejak dini diharapkan membuat generasi muda lebih siap menghadapi perubahan teknologi.
Selain itu, kegiatan ini menempatkan kepolisian bukan hanya sebagai institusi yang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan baru di era digital.
Melalui program Paham AI, Polres Banjar ingin memastikan pelajar tidak sekadar menjadi penonton di tengah perkembangan AI. Mereka didorong memiliki bekal pengetahuan agar mampu mengikuti perubahan zaman. Kegiatan di SMKN 3 Banjar menjadi salah satu langkah awal untuk menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah Banjar.
