JABAR EKSPRES – Erupsi gunung berapi identik dengan bencana dan kerusakan lingkungan. Namun, dalam jangka panjang, material vulkanik seperti abu dapat memberikan manfaat bagi tanah dan pertanian.
Abu vulkanik mengandung berbagai mineral yang dapat menjadi sumber unsur hara bagi tanaman. Seiring waktu, material tersebut mengalami pelapukan dan bercampur dengan tanah serta bahan organik sehingga membantu membentuk tanah vulkanik yang relatif subur. USGS menyebut material vulkanik yang mengalami pelapukan selama ribuan hingga jutaan tahun dapat membentuk sebagian tanah paling subur di dunia.
Lantas, apa saja manfaat abu vulkanik bagi kesuburan tanah?
1. Menambah Unsur Hara Mineral
Salah satu manfaat utama abu vulkanik adalah membawa mineral yang dapat menjadi sumber nutrisi bagi tanaman.
Baca Juga:Sekolah Diliburkan dari Tatap Muka, Ini Daftar Daerah yang Terapkan Pembelajaran Jarak JauhDengar Langsung Suara Peserta, BPJS Kesehatan Tinjau Layanan JKN di RS Paru Rotinsulu
Komposisi setiap abu vulkanik berbeda, tetapi beberapa material vulkanik dapat menyediakan unsur seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, sulfur, serta sejumlah unsur mikro. USGS mencatat abu vulkanik dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan menambahkan nutrisi dan berfungsi seperti lapisan mulsa.
Namun, keberadaan unsur tersebut tidak berarti semuanya langsung tersedia dan dapat diserap tanaman. Sebagian mineral membutuhkan proses pelapukan dan pelindian terlebih dahulu sebelum unsur haranya menjadi lebih tersedia bagi tanaman.
2. Membantu Membentuk Tanah yang Subur
Abu vulkanik yang telah mengalami pelapukan dapat menjadi bahan pembentuk tanah vulkanik.
Dalam jangka panjang, proses pelapukan material vulkanik menghasilkan mineral dan senyawa yang berperan dalam pembentukan tanah. FAO menjelaskan bahwa pembaruan material tanah dengan abu vulkanik segar dapat berperan penting dalam memulihkan atau meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung stabilitas fisiknya.
Inilah salah satu alasan mengapa sejumlah wilayah di sekitar gunung api dikenal sebagai kawasan pertanian yang produktif.
3. Meningkatkan Kemampuan Tanah Menyimpan Air
Tanah yang berasal dari material vulkanik tertentu memiliki karakteristik yang mendukung penyimpanan air.
Andosol, salah satu jenis tanah yang berkembang dari material vulkanik, dikenal memiliki kemampuan menyimpan air yang baik dan memiliki kondisi yang mendukung perkembangan akar.
Baca Juga:Gunung Cigayung KBB Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Dilalap Si Jago merahAbu Vulkanik Diduga Sampai Bandung Barat, Warga Diimbau Pakai Masker
Kemampuan tersebut dapat menjadi keuntungan bagi tanaman, terutama ketika kondisi lingkungan mengalami periode lebih kering.
