Perkuat Kompetensi Siswa, SMK Gandeng 64 Perusahaan jadi Living Lab

Perkuat Kompetensi Siswa, SMK Gandeng 64 Perusahaan jadi Living Lab
Kadisdik Jawa Barat Purwanto (kanan). Dok. Disdik Jabar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat meningkatkan kolaborasi antara SMK dengan dunia industri. Salah satunya sebagai laboratorium kehidupan alias living lab.

Setidaknya ada 32 SMK yang menjalin kolaborasi baru baru ini. Mereka teken kerja sama dengan 64 perusahaan.

Perusahaan yang dimaksud lintas sektoral. Mulai dari manufaktur, pariwisata, ekraf, hingga berbagai industri hilir. Itu akan menjadi wadah bagi para siswa dalam mengasah dan mengembangkan keterampilan.

Baca Juga:Kolaborasi Industri dan Pendidikan, Wyndham Casablanca Dukung CHI Cimahi Cetak SDM Perhotelan Siap KerjaWyndham Casablanca Jakarta Hibahkan Mock Up Room, Poltekpar NHI Bandung Perkuat Praktik Perhotelan

Bagi Disdik, pendidikan atau upaya mengasah keterampilan itu tak cukup dengan kognisi di bangku sekolah. Namun tetap perlu praktek. Apalagi berbagai keterampilan yang biasa diajarkan di bangku SMK.

Karena itulah, keberadaan industri menjadi penting. Industri bisa menjadi laboratorium pembelajaran bagi para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, menuturkan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam mengatasi keterbatasan sumber daya di sekolah.

Menurutnya, perusahaan mitra dapat berfungsi sebagai laboratorium kehidupan bagi siswa. “Jadi bisa memberikan pengalaman praktis secara langsung kepada para peserta didik,” katanya, dalam keterangan resmi, Kamis (3/9/2026).

Purwanto melanjutkan, kolaborasi itu akan ditindaklanjuti dengan berbagai program. Yang pada prakteknya adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa.

Ia juga mendorong para kepala sekolah agar terus proaktif membangun kemitraan strategis dengan perusahaan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta komunitas di lingkungan sekitarnya. Karena kolaborasi itu penting.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menghadirkan praktisi industri langsung ke sekolah guna memperkuat kompetensi siswa. (Son)

0 Komentar