Setelah keberanian anak mulai muncul, sekolah bersama keluarga terus memberikan stimulasi melalui kegiatan sosial dan interaksi dengan teman sebaya.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, sosialisasi, serta keberanian anak.
Pendidikan Karakter Tidak Bisa Berdiri Sendiri
TKIT Al-Fatwa memandang perkembangan karakter anak sebagai proses yang harus dibangun secara konsisten.
Baca Juga:Tim Mahasiswa PKM-PM Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Inovasi Board Game SociaGo di SLB C Karya BhaktiBPNT Tahap 3 2026 Mulai Disalurkan, Ini Cara Cek Penerima Lewat NIK KTP
Karena itu, pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui materi pembelajaran, tetapi juga melalui kebiasaan sehari-hari.
Anak diarahkan untuk belajar mandiri, bertanggung jawab, percaya diri, peduli terhadap lingkungan, mampu bekerja sama, berbagi, serta menghargai orang lain.
Guru juga berupaya memahami latar belakang anak karena kondisi di rumah turut memengaruhi perkembangan mereka.
“Perkembangan anak itu berjalan bersama perkembangan orang tuanya. Kalau orang tua semakin memahami pendidikan anak, biasanya perkembangan anak juga lebih mudah diarahkan,” ujar salah seorang pendidik.
Kolaborasi tersebut membuat sekolah dan keluarga dapat saling melengkapi dalam memberikan pendampingan.
Apa yang belum tercapai di rumah dapat diperkuat di sekolah. Sebaliknya, pembiasaan yang diberikan sekolah dapat dilanjutkan kembali oleh orang tua di rumah.
Literasi Dibangun dari Kecintaan terhadap Buku
Selain pendidikan agama dan karakter, TKIT Al-Fatwa juga memberikan perhatian terhadap pengembangan literasi sejak usia dini.
Baca Juga:Cara Cek Desil dengan NIK KTP, Lihat Status Kesejahteraan Keluarga Disini1.300 Dapur MBG Ditutup BGN, Ini Penyebabnya
Program literasi dilakukan melalui kegiatan membaca buku cerita, storytelling, pengenalan berbagai bacaan sesuai usia anak, serta kegiatan yang melibatkan orang tua.
Tujuannya bukan semata-mata membuat anak cepat membaca, tetapi menumbuhkan ketertarikan terhadap buku dan aktivitas membaca.
Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang membuat anak semakin mudah mengakses gawai dan berbagai konten digital.
Karena itu, sekolah berupaya memperkenalkan buku sebagai salah satu sumber pengalaman dan pengetahuan yang menyenangkan bagi anak.
Orang Tua Dilibatkan dalam Proses Pendidikan
Kolaborasi dengan orang tua menjadi bagian penting dalam program TKIT Al-Fatwa.
Sekolah melibatkan orang tua melalui kegiatan parenting, aktivitas bersama anak, POMG, serta komunikasi mengenai perkembangan peserta didik.
Keterlibatan tersebut diperlukan karena proses pendidikan anak tidak berhenti ketika kegiatan sekolah selesai.
