Final DBL West Java-East 2026: Empat Tim, Dua Misi Revans di Bandung Arena

Final DBL West Java-East 2026: Empat Tim, Dua Misi Revans di Bandung Arena
Final DBL West Java-East 2026: Empat Tim, Dua Misi Revans di Bandung Arena
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Partai puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East bukan sekadar perebutan trofi. Empat finalis yang akan bertanding di Bandung Arena, Rabu (23/9) datang dengan cerita masing-masing. Ada yang ingin mempertahankan dominasi, ada pula yang membawa misi membalas kekalahan dari musim sebelumnya.

Dua pertandingan final akan menjadi penentu. Sektor putri mempertemukan SMA BPK Penabur Cirebon dengan Global Prestasi School (GPS) Bandung. Sementara di sektor putra, SMA Trimulia Bandung akan menghadapi SMAN 9 Bandung atau Niners.

GPS Bandung Berusaha Menghentikan Dominasi Penabur

Pertandingan final putri kembali menghadirkan duel Penabur Cirebon kontra GPS Bandung. Kedua tim sudah pernah bertemu di partai puncak dan Penabur keluar sebagai pemenang.

Baca Juga:Misi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026Misi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026

Penabur juga membawa catatan panjang. Sejak musim 2022, mereka belum mengalami kekalahan di DBL West Java-East. Rekor tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi GPS yang ingin mengakhiri dominasi sang juara bertahan.

Bagi sejumlah pemain GPS, laga ini juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil musim sebelumnya. Mereka sudah merasakan langsung kekuatan Penabur di partai final.

Namun, Penabur musim ini tidak datang dengan komposisi yang sama. Sejumlah pemain penting dari musim sebelumnya sudah tidak lagi berada dalam skuad. Inez Angelina Welly dan Racquelle Fullgencia menjadi dua pemain yang kini memegang peran penting dalam permainan Penabur.

GPS memiliki beberapa pilihan untuk mengisi lini serang. Salah satu pemain yang menjadi perhatian adalah Mysha Ariana Munawar.

Mysha sudah tiga kali menghadapi Penabur dan seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Final kali ini menjadi kesempatan bagi dirinya dan GPS untuk mengubah catatan tersebut. Meski Penabur memiliki dominasi panjang, sejarah kompetisi menunjukkan bahwa mereka tetap pernah ditaklukkan. Pada final 2021, SMA Trimulia Bandung berhasil mengalahkan Penabur Cirebon.

Catatan tersebut menjadi bagian dari sejarah yang menunjukkan bahwa dominasi Penabur pernah dihentikan. GPS kini berusaha menciptakan cerita serupa.

Trimulia Ingin Menebus Kekalahan dari Niners

Cerita revans juga hadir di final putra. SMA Trimulia Bandung kembali mencapai partai puncak setelah terakhir kali tampil di final pada 2024.

0 Komentar