TKIT Al-Fatwa Kembangkan Potensi Anak Lewat Pendidikan Qur’ani

TKIT Al-Fatwa Kembangkan Potensi Anak Lewat Pendidikan Qur’ani
Kegiatan belajar di ruang kelas TKIT Al Fatwa. (sumber: Padya/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Guru dapat memberikan stimulasi di sekolah, sementara orang tua melanjutkan pembiasaan di lingkungan keluarga.

Dalam proses tersebut, komunikasi menjadi salah satu kunci.

Orang tua dapat menyampaikan kondisi anak di rumah, sementara guru memberikan informasi mengenai perkembangan anak selama berada di sekolah.

Dengan pola tersebut, pendampingan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kreativitas dan Seni Menjadi Ruang Ekspresi

Dunia anak juga tidak dapat dipisahkan dari aktivitas bermain dan berekspresi.

Baca Juga:Tim Mahasiswa PKM-PM Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Inovasi Board Game SociaGo di SLB C Karya BhaktiBPNT Tahap 3 2026 Mulai Disalurkan, Ini Cara Cek Penerima Lewat NIK KTP

Karena itu, TKIT Al-Fatwa mengembangkan berbagai kegiatan kreativitas dan seni, mulai dari menggambar, mewarnai, prakarya, seni musik, gerak dan lagu hingga pentas seni.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan diri sekaligus belajar menyelesaikan tugas, mengikuti proses, bekerja sama, dan tampil di hadapan orang lain.

Sekolah juga mengembangkan program outing class dan pembelajaran kontekstual untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung.

Anak diajak mengeksplorasi lingkungan dan mengikuti kegiatan tematik di luar kelas sehingga pembelajaran tidak hanya berlangsung secara teoritis.

Prestasi Menjadi Bagian dari Pengembangan Potensi Anak

Berbagai program pengembangan tersebut turut memberikan ruang kepada siswa untuk mengikuti kompetisi dan kegiatan di berbagai tingkatan.

Sejumlah prestasi yang diraih siswa TKIT Al-Fatwa antara lain dalam lomba hafalan bacaan shalat berjamaah, menari, Rampak Sekar, mewarnai ibu dan anak, serta Pildacil.

Siswa juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tingkat sekolah, gugus, kecamatan, maupun jenjang yang lebih tinggi.

Bagi sekolah, prestasi bukan sekadar persoalan mendapatkan juara.

Baca Juga:Cara Cek Desil dengan NIK KTP, Lihat Status Kesejahteraan Keluarga Disini1.300 Dapur MBG Ditutup BGN, Ini Penyebabnya 

Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak untuk belajar berani tampil, mengenal pengalaman kompetisi, mengembangkan bakat, serta membangun rasa percaya diri sejak dini.

Membangun Generasi Qur’ani yang Cerdas dan Berkarakter

Rangkaian program yang dijalankan TKIT Al-Fatwa menunjukkan upaya sekolah membangun pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.

Nilai agama ditanamkan melalui pembiasaan. Karakter dibangun melalui kegiatan sehari-hari.

Literasi diperkenalkan melalui buku dan storytelling. Kreativitas dikembangkan melalui seni.

Sementara kemampuan sosial emosional diperkuat melalui interaksi dan komunikasi.

Semua proses tersebut membutuhkan kesabaran karena setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda.

0 Komentar