Misi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026

Misi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026
Misi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East sektor putri mempertemukan dua tim yang sudah tidak asing satu sama lain. GPS (Global Prestasi School Bandung) kembali berhadapan dengan juara bertahan, SMA BPK Penabur Cirebon, di Bandung Arena, Selasa (22/9/2026).

Pertemuan kali ini membawa misi berbeda bagi GPS. Mereka bertekad membalas tiga kekalahan dari Penabur Cirebon pada musim-musim sebelumnya sekaligus mengakhiri dominasi lawannya.

Kedua tim tercatat sudah tiga kali bertemu sejak musim 2024. Dua pertemuan terjadi di partai final, masing-masing Final DBL West Java-East dan Final DBL West Java. Satu pertemuan lainnya berlangsung di babak Fantastic Four.

Baca Juga:RSUP Dr. Sardjito Gunakan Gas Bumi PGN, Biaya Operasional Hemat hingga 75 PersenPemerintah Dorong Pengembangan Jargas di Gresik dan Sidoarjo

Pada pertemuan pertama musim 2024, Penabur Cirebon menang telak atas GPS dengan skor 71-43. Setahun kemudian, keduanya kembali bertemu di final regional. Penabur Cirebon kembali keluar sebagai pemenang, meski kali ini hanya unggul tipis 59-57.

Bahkan, GPS sempat menutup kuarter kedua dengan keunggulan. Namun, Penabur Cirebon mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga mengamankan kemenangan.

Pertemuan ketiga kembali terjadi di laga final wilayah. Penabur Cirebon kembali menang dengan skor 64-57.

Tiga pertemuan, tiga kemenangan untuk Penabur Cirebon. Kini, GPS memiliki kesempatan untuk mengubah catatan tersebut di partai puncak DBL West Java-East 2026.

Namun, misi tersebut tidak akan mudah. Penabur Cirebon memang tidak tampil sedominan musim-musim sebelumnya. Perjalanan mereka tahun ini justru diwarnai sejumlah tantangan.

Penabur Cirebon bahkan nyaris terpeleset di babak Fantastic Four. Mereka hanya mampu mengamankan kemenangan dengan selisih enam poin setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Catatan tersebut berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya. Sejak 2021, Penabur Cirebon selalu mampu mengamankan kemenangan dua digit pada babak Fantastic Four.

Baca Juga:245 Lulusan Perguruan Tinggi Tasikmalaya Dilepas Magang Nasional, Bukan Sekadar Pegang IjazahFakta! Ternyata Gubernur Sherly Tjoanda – Ahmad Luthfi Sering Duduk Berdampingan

Salah satu faktor yang memengaruhi perubahan kekuatan Penabur Cirebon adalah regenerasi pemain. Dari skuad juara musim lalu, hanya enam pemain yang kembali memperkuat tim pada DBL West Java-East 2026.

Kini, poros permainan Penabur Cirebon berada di tangan Inez Angelina Welly dan Racquell Fulgencia. Inez menjadi salah satu opsi utama dalam mencetak poin, sementara Racquell berperan sebagai pengatur serangan sekaligus dapat menjadi poros ketika Inez mendapat penjagaan ketat.

0 Komentar