JABAR EKSPRES, BANDUNG – Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Seluruh Indonesia (DPD Perbarindo) Jawa Barat menggelar Turnamen Olahraga dan Seni di Bikasoga, Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) se-Jawa Barat sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Perbarindo Jawa Barat, Mahfud Fauzi, SE., mengatakan, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan di antara insan BPR di Jawa Barat.
Baca Juga:Riezka Rahmatiana Dorong Jabar Jadi Sentra Bawang Putih yang MandiriPTM POSKO Gelar Turnamen Tenis Meja U-8 dan Umum, Dorong Pembinaan Atlet Pemula
“Turnamen ini merupakan ajang silaturahmi para insan BPR di Jawa Barat sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Fauzi.
Beragam cabang olahraga dan seni dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya tenis meja, bulutangkis, catur, lomba joget, hingga lomba menyanyi.
Peserta berasal dari enam komisariat Perbarindo Jawa Barat, yakni Komisariat Cirebon, Tasikmalaya, Bandung Raya, Cianjur-Sukabumi, Subang-Purwakarta, dan Karawang.
“Pesertanya berasal dari perwakilan enam komisariat. Jumlahnya diperkirakan mencapai 500 orang yang terdiri dari para pemain dan supporter,” tutur Fauzi.
Antusiasme peserta terlihat dalam setiap pertandingan dan perlombaan. Para peserta tidak hanya berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga menikmati suasana kebersamaan yang berlangsung meriah, santai, dan penuh keakraban.
Menurut Fauzi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pegawai BPR untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan yang cukup berat. Di tengah tuntutan pekerjaan dan dinamika industri perbankan yang semakin kompleks, kegiatan bersama seperti ini dinilai penting untuk menjaga semangat dan kekompakan.
“Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada teman-teman di lingkungan DPD Perbarindo Jabar untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan. Mereka bisa bersilaturahmi dengan sesama rekan dalam suasana yang berbeda, lebih santai dan menyenangkan,” katanya.
Baca Juga:Bukan Sekadar Camilan Nostalgia, Tapal Market Hadirkan Gabin dengan Sentuhan Baru Memahami Posisi Bupati dalam Kasus PT Bandung Daya Sentosa
Fauzi menambahkan, tantangan yang dihadapi industri BPR saat ini semakin besar. BPR dituntut mampu bertahan sekaligus terus melakukan inovasi di tengah persaingan dengan bank umum, perusahaan teknologi finansial (fintech), serta berbagai layanan keuangan lainnya.
“Beban pekerjaan BPR juga semakin hari semakin berat. Karena itu, kita harus mampu bertahan dan terus berinovasi di tengah persaingan dengan bank umum, fintech, dan sejenisnya,” ujarnya.
