Riezka Rahmatiana Dorong Jabar Jadi Sentra Bawang Putih yang Mandiri

Riezka Rahmatiana Dorong Jabar Jadi Sentra Bawang Putih yang Mandiri
Riezka Rahmatiana Dorong Jabar Jadi Sentra Bawang Putih yang Mandiri
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya mendorong swasembada bawang putih terus dilakukan melalui penguatan pengetahuan, riset, dan praktik budidaya di lapangan. Salah satunya dilakukan Tim Riset Swasembada Bawang Putih Polda Jawa Barat yang turun langsung ke sentra pertanian bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus riset untuk memperkuat kemampuan teknis dalam budidaya bawang putih. Tim mempelajari berbagai tahapan, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga teknik budidaya yang berpotensi mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, para anggota tim juga terlibat langsung dalam aktivitas di lahan pertanian. Proses tersebut didampingi oleh tim ahli dan praktisi bawang putih yang memberikan pemahaman serta pengalaman teknis mengenai praktik budidaya di lapangan.

Baca Juga:PTM POSKO Gelar Turnamen Tenis Meja U-8 dan Umum, Dorong Pembinaan Atlet PemulaBukan Sekadar Camilan Nostalgia, Tapal Market Hadirkan Gabin dengan Sentuhan Baru 

Sembalun dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah pengembangan bawang putih dengan kondisi agroklimat yang mendukung. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama berada di Sembalun selanjutnya diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan budidaya bawang putih di Jawa Barat.

Koordinator Lapangan Tim Riset Swasembada Bawang Putih Polda Jawa Barat, Riezka Rahmatiana, mengatakan pengalaman yang diperoleh dari Sembalun tidak berhenti sebagai pembelajaran, tetapi akan dibawa dan dikembangkan di Jawa Barat.

“Kita akan membawa semangat kebaikan yang didapat dari Sembalun untuk dibawa ke Jawa Barat,” ungkap Riezka.

Menurut Riezka, kebutuhan bawang putih di Jawa Barat cukup tinggi. Karena itu, penguatan produksi dalam negeri dinilai penting untuk mendorong kemandirian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Ia berharap Jawa Barat ke depan tidak hanya berperan sebagai wilayah konsumen, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra produksi bawang putih yang kuat dan berkelanjutan.

“Saya berharap Jabar tidak hanya menjadi daerah konsumen, tetapi menjadi sentra produksi bawang putih yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Riezka menilai upaya menuju kedaulatan pangan membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan. Diperlukan gerakan bersama dan kolaborasi berbagai pihak agar program swasembada dapat berjalan secara nyata dan berkelanjutan.

0 Komentar