Hadapi Tanjakan Saat Touring, Terapkan Teknik Berkendara Aman dan #Cari_Aman

Tanjakan
Menghadapi tanjakan bukan berarti pengendara harus memacu kendaraan atau memaksakan kemampuan mesin. Justru, pemahaman terhadap kondisi jalan dan penerapan teknik berkendara yang tepat menjadi kunci agar sepeda motor tetap terkendali selama perjalanan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perjalanan touring dengan sepeda motor dapat menghadirkan beragam kondisi jalan, termasuk ruas dengan tanjakan panjang dan terjal. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian lebih dari pengendara, mulai dari cara mengatur kecepatan, menjaga keseimbangan, hingga memastikan kondisi sepeda motor tetap prima.

Menghadapi tanjakan bukan berarti pengendara harus memacu kendaraan atau memaksakan kemampuan mesin. Justru, pemahaman terhadap kondisi jalan dan penerapan teknik berkendara yang tepat menjadi kunci agar sepeda motor tetap terkendali selama perjalanan.

“Ketika menghadapi tanjakan, pengendara perlu mengutamakan kontrol dan kemampuan dalam mengantisipasi kondisi jalan. Sesuaikan kecepatan, gunakan pengoperasian kendaraan yang tepat, jaga jarak aman, dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan. Persiapan kendaraan dan kondisi fisik pengendara juga menjadi bagian penting untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Baca Juga:Bank Tata Asia Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 27001:2022, Perkuat Komitmen Keamanan Data NasabahBRI RO Bandung Apresiasi Akademi Persib Cimahi yang Menjadi Juara 1 BRI Youth Champions League 2026

Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan pengendara saat menghadapi tanjakan panjang dan terjal dalam perjalanan touring:

1. Sesuaikan Kecepatan Sebelum Memasuki TanjakanSebelum memasuki ruas jalan yang menanjak, sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, tingkat kemiringan, serta situasi lalu lintas di sekitar. Hindari memacu sepeda motor untuk mendapatkan kecepatan tinggi sebelum tanjakan.

Kecepatan yang terkendali akan membantu pengendara tetap memiliki ruang untuk melakukan antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi jalan atau kendaraan di depan.

2. Gunakan Pengoperasian Kendaraan yang TepatBagi pengguna sepeda motor dengan transmisi manual atau bebek, pilih posisi gigi yang sesuai dengan kondisi dan tingkat kemiringan tanjakan. Penggunaan gigi yang tepat membantu menjaga tenaga kendaraan sekaligus membuat laju sepeda motor tetap terkendali.

Sementara bagi pengguna sepeda motor matik, jaga bukaan gas secara stabil sesuai kondisi tanjakan dan karakter sepeda motor. Hindari membuka atau menutup gas secara tiba-tiba agar pengendara tetap dapat menjaga kontrol kendaraan.

3. Jaga Jarak Aman dan Jangan Memaksakan MenyalipKetika melewati tanjakan, berikan jarak aman dengan kendaraan di depan. Hal ini menjadi semakin penting apabila pengendara berada di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus yang berpotensi mengalami penurunan kecepatan secara tiba-tiba.

0 Komentar