Hadapi Era Digital, Pascasarjana Universitas Panca Sakti Dorong Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak

Hadapi Era Digital, Pascasarjana Universitas Panca Sakti Dorong Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak
Hadapi Era Digital, Pascasarjana Universitas Panca Sakti Dorong Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan keluarga, termasuk pola komunikasi antara orang tua dan anak. Di tengah semakin dekatnya anak dengan teknologi dan perangkat digital, kualitas hubungan serta komunikasi dalam keluarga menjadi hal yang turut mendapat perhatian.

Persoalan tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Panca Sakti Bekasi Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan mengangkat tema “Membangun Komunikasi Efektif antara Orang Tua dan Anak di Era Digital.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan di KB Misanudin, RT 2/RW 14, Kelurahan Beji, Depok, pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan ini menyasar orang tua murid serta masyarakat di lingkungan sekitar.

Baca Juga:Rumah Yatim Salurkan 2.937 Paket Bantuan untuk 7.000 Pengungsi Bencana di NTTDari Pendidikan hingga Kemanusiaan, Rumah Yatim Jangkau 836 Ribu Penerima Manfaat

Tim PKM terdiri atas Agnia Mutmainah, S.Kom., Epi Pebriani, S.Pd., Anita Fitriasari, S.Pd., Tina Lesmanawati, S.Pd., Fatimah Zahra Isnaini, S.Si., S.Pd., dan Handayani, S.Pd., dengan Dr. Imamah, M.Pd. sebagai dosen pembimbing.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Imamah, M.Pd., menekankan bahwa tantangan pengasuhan anak di era digital tidak cukup diatasi hanya dengan membatasi penggunaan gawai. Menurutnya, kualitas hubungan dan komunikasi antara orang tua dengan anak juga menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Tujuan kita bukan menjauhkan anak dari teknologi, karena teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Yang perlu dibangun adalah kemampuan orang tua dan anak untuk menggunakan teknologi secara sehat, aman, dan bertanggung jawab, tanpa kehilangan komunikasi dan kedekatan dalam keluarga,” jelasnya.

Ia menambahkan, di era digital anak tidak hanya membutuhkan aturan mengenai kapan dan berapa lama mereka menggunakan gawai. Anak juga membutuhkan orang tua yang bersedia mendengarkan, memahami perasaan mereka, serta menjadi tempat yang aman untuk bercerita.

Komunikasi efektif, lanjutnya, dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya dengan memberikan perhatian ketika anak bercerita, menggunakan bahasa yang sesuai dengan usia anak, serta menghindari respons yang bersifat langsung menghakimi.

0 Komentar