JABAR EKSPRES – Bagi sebagian keluarga, dermatitis atopik atau eksim bukan sekadar persoalan kulit kering. Rasa gatal, kulit kemerahan, hingga gangguan tidur dapat membuat anak merasa tidak nyaman sekaligus memengaruhi keseharian seluruh keluarga.
Kondisi ini dapat muncul sejak usia dini dan bersifat kronis, dengan gejala yang dapat datang dan pergi. Karena itu, memahami dermatitis atopik tidak cukup hanya ketika kulit sedang mengalami kekambuhan.
Perawatan yang konsisten dan pemahaman mengenai kebutuhan kulit atopik menjadi bagian penting dalam mendampingi anak dan keluarga dalam jangka panjang.
Baca Juga:Jangkauan Program Makin Luas, Rumah Yatim Catat 453.558 Penerima Manfaat pada Semester I 2026Wakaf Tak Lagi Rumit, Platform Digital Permudah Masyarakat Beramal Jariyah
Menurut data American Academy of Dermatology, dermatitis atopik diperkirakan dialami oleh sekitar satu dari lima anak. Risikonya juga dapat meningkat pada anak yang memiliki riwayat alergi, asma, atau eksim dalam keluarga.
“Banyak orang tua mengira dermatitis atopik hanyalah kulit kering biasa. Padahal pada kondisi ini terjadi gangguan skin barrier dan inflamasi yang membuat kulit terasa sangat tidak nyaman, terutama bagi anak yang belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan,” jelas dr. FX Clinton, Sp.DVE.
Ketika Masalah Kulit Berpengaruh pada Kehidupan Keluarga
Dermatitis atopik dapat memberikan dampak yang lebih luas daripada yang terlihat pada permukaan kulit. Rasa gatal yang muncul terus-menerus dapat membuat anak sulit tidur, lebih mudah rewel, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Bagi orang tua, kondisi tersebut juga dapat menimbulkan kekhawatiran dan kelelahan emosional. Melihat anak merasa tidak nyaman, terbangun pada malam hari, atau mengalami kulit yang kembali meradang dapat menjadi pengalaman yang tidak mudah.
Inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam kampanye Together for Atopic Skin dari Mustela. Kampanye ini hadir sebagai gerakan edukasi untuk membantu keluarga Indonesia mengenali tanda-tanda dermatitis atopik lebih dini, memahami kebutuhan skin barrier, serta mendapatkan informasi yang lebih terpercaya mengenai perawatan kulit atopik.
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan komunikasi dengan tenaga medis, Mustela ingin membangun ruang bagi orang tua untuk tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga merasa didampingi dalam menghadapi perjalanan merawat kulit atopik.
