JABAR EKSPRES – Perkembangan teknologi digital turut mengubah cara masyarakat menjalankan berbagai aktivitas, termasuk dalam beribadah. Salah satu yang kini semakin berkembang adalah wakaf digital, sebuah layanan yang memudahkan masyarakat menunaikan wakaf tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Jika dahulu wakaf identik dengan pembangunan masjid atau lahan pemakaman, kini pemanfaatannya semakin luas. Wakaf dapat menjadi instrumen pembangunan sosial yang berkelanjutan, mulai dari mendukung pendidikan, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pembangunan sarana ibadah.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan digital juga mendorong hadirnya berbagai platform yang memberikan akses lebih mudah untuk berwakaf. Melalui platform tersebut, calon wakif dapat mempelajari berbagai program, memahami konsep wakaf produktif, hingga menyalurkan wakaf secara praktis dengan proses yang lebih transparan.
Baca Juga:Latih Mental dan Jiwa Kepemimpinan, Rumah Yatim Ajak Anak Asuh Belajar Bertahan Hidup di AlamKolaborasi Rumah Yatim dan BSN Bandung Jadi Langkah Nyata Memudahkan Masyarakat Berbuat Kebaikan
Salah satunya adalah WakafIndonesia.org, platform digital yang dihadirkan Rumah Yatim untuk mempermudah masyarakat mengenal sekaligus menunaikan ibadah wakaf. Platform ini menyediakan beragam pilihan program, mulai dari pembangunan sarana ibadah, pendidikan, penyediaan sumber air bersih, pengembangan aset produktif, hingga berbagai program sosial yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Direktur Marketing dan Komunikasi Rumah Yatim, Sani Ramdani, menilai digitalisasi memiliki peran penting dalam memperluas literasi wakaf di Indonesia. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki keinginan untuk berwakaf, tetapi belum memahami bentuk wakaf yang dapat dilakukan maupun bagaimana proses penyalurannya.
“Wakaf bukan hanya tentang memberikan aset, tetapi juga menghadirkan manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat. Melalui WakafIndonesia.org kami ingin menyediakan layanan yang mudah diakses, transparan, serta memberikan informasi yang lengkap agar masyarakat semakin memahami pentingnya wakaf sebagai investasi akhirat yang berdampak nyata,” ujar Sani.
Ia menjelaskan bahwa platform digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghimpunan wakaf, tetapi juga menjadi media edukasi. Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai konsep wakaf, manfaat wakaf produktif, hingga perkembangan berbagai program yang sedang dijalankan.
Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat tingkat literasi wakaf di Indonesia masih perlu terus ditingkatkan. Kemudahan akses informasi diharapkan mampu mendorong lebih banyak masyarakat untuk mengenal dan berpartisipasi dalam wakaf sesuai kemampuan masing-masing.
