“Pihak kelurahan/kecamatan sampai RT/RW akan bentuk Satgas Sampah, nanti buat plan of action di level RT untuk penanganan sampah organik dan anorganik. ASN yang diturunkan ke lapangan di bawah koordinasi lurah dan camat,” ungkapnya.
Program ini menempatkan pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah sebagai titik awal penanganan. Pemerintah berharap beban sampah yang harus diangkut ke TPA Sarimukti dapat ditekan, sementara pengelolaan sampah organik dan anorganik dapat dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya.
Dengan keterlibatan ASN hingga tingkat RT, Pemkot Cimahi kini mendorong pengelolaan sampah tidak berhenti pada pengangkutan, tetapi dimulai dari kebiasaan warga memilah sampah sebelum dibuang. (Mong)
