Sandi bahkan menyatakan perusahaan siap membuka laporan keuangannya apabila diperlukan untuk pemeriksaan oleh lembaga terkait.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Disnaker. Ini merupakan bentuk check and balance terhadap isu yang beredar. Kami juga siap membuka seluruh laporan keuangan untuk diperiksa oleh lembaga terkait,” ungkap Sandi.
Dengan adanya pemanggilan dan klarifikasi tersebut, persoalan pembayaran pesangon PT Nam-Nam kini menjadi perhatian bersama antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah daerah melalui Disnaker Kota Cimahi.
Baca Juga:Kunjungi Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Ahmad Luthfi: Pramuka Mencetak Calon Pemimpin Masa DepanTP Jazz Management dan Kota Baru Parahyangan Hadirkan Ruang Baru Bagi Musik, Budaya, dan Komunitas
Langkah klarifikasi diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai dasar kebijakan perusahaan sekaligus memastikan persoalan ketenagakerjaan ditangani secara transparan. (Mong)
