SBM ITB Industrial Summit 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Industri Hadapi Ekonomi Global

SBM ITB Industrial Summit 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Industri Hadapi Ekonomi Global
SBM ITB Industrial Summit 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Industri Hadapi Ekonomi Global
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat dan dinamika ekonomi global yang kian kompleks mendorong Indonesia untuk memperkuat daya saing industri. Penguasaan teknologi, inovasi, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan tersebut.

Pesan itu mengemuka dalam SBM ITB Industrial Summit 2026 yang digelar School of Business and Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bekerja sama dengan Adam Smith Business School, University of Glasgow, serta didukung Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Forum yang berlangsung di AYANA Midplaza Jakarta, 19–20 Agustus 2026, tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, industri, akademisi, hingga komunitas inovasi untuk membahas masa depan daya saing industri Indonesia.

Baca Juga:bank bjb Buka Early Access Jersey PERSIB 2026/2027, Hadirkan Akses Eksklusif bagi NasabahKepala Otorita IKN Terima Kunjungan Suharso Monoarfa di KIPP Nusantara

Industrial Summit 2026 menjadi ruang dialog untuk melihat bagaimana Indonesia dapat merespons perubahan teknologi sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul di tengah pergeseran peta ekonomi dunia.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang semakin strategis dalam menjawab persoalan ekonomi dan industri di masa depan.

“Universitas tidak lagi hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga harus menjadi bagian dari ekosistem yang menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan nyata di masyarakat dan dunia industri,” jelasnya.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik. Institusi pendidikan juga dituntut mampu menjadi bagian dari ekosistem inovasi yang memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan masyarakat dan dunia usaha.

Kolaborasi Akademik Indonesia-Inggris Perkuat Perspektif Global

Dimensi internasional turut menjadi bagian penting dalam Industrial Summit 2026. Prof. Wendy, Dean of the University of Glasgow, menyampaikan perspektif global mengenai pentingnya hubungan akademik internasional di tengah kondisi ekonomi dunia yang semakin terhubung.

Kolaborasi antara Indonesia dan Inggris, khususnya melalui hubungan SBM ITB dengan University of Glasgow, menjadi salah satu contoh bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat membangun jembatan pengetahuan sekaligus mempertemukan perspektif dari berbagai latar belakang ekonomi.

Hal senada disampaikan Dr. Xiang Li, Director of Internationalization, University of Glasgow. Ia menyoroti pentingnya internasionalisasi dalam memperkuat jejaring akademik dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

0 Komentar