JABAR EKSPRES – Menyambut kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tempat wisata Kampung Karuhun ECO Green Park Sumedang akan membentangkan bendera sepanjang 281 meter di aliran Sungai Cihonje.
Pemilik Kampung Karuhun, Nana Mulyana mengatakan, pembentangan bendera berukuran raksasa di aliran Sungai Cihonje tersebut, akan menjadi yang pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Sumedang.
“Ya, jadi sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumedang. Nah, Kampung Karuhun itu menggelar pengibaran bendera panjangnya 281 meter, itu di aliran Sungai Cihonje,” katanya, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga:Sambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba TradisionalRachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya Juara
Wisata Kampung Karuhun yang berlokasi di kawasan Pagarbetis, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang itu, selain membentangkan bendera raksasa juga menebar bibit ikan di Sungai Cihonje.
Menurut Nana, selama ini pengibaran bendera pada HUT ke-81 Republik Indonesia, kebanyakan dilakukan lapangan, bukit dan ada juga yang di laut.
“Nah kalau ini di aliran Sungai Cihonje, tujuannya adalah bagaimana mengedukasi masyarakat dan wisatawan untuk menjaga kelestarian sungai dan merawat sungai,” bebernya.
Nana menjelaskan, adapun benih ikan yang ditebar di Sungai Cihonje dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, jumlahnya mencapai 1 kuintal lebih.
Ikan-ikan yang beberapa waktu lalu sudah ditebar tersebut, nantinya setelah pengibaran bendera selesai dilaksanakan, maka diperbolehkan untuk diambil dan dibawa pulang oleh para wisatawan.
“Nah, itu nanti dipersilakan bagi wisatawan ataupun bagi yang terlibat dalam proses pengibaran bendera untuk marak lauk bersama dan boleh dibawa pulang,” jelasnya.
Tak hanya itu, Nana berujar, pihaknya juga akan menggelar acara masak bersama di lokasi wisata, yang pesertanya diikuti oleh sejumlah tim dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak193 Warga Tasikmalaya Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Anggaran Capai Rp3,86 Miliar
“Nah, berikutnya kita juga menyelenggarakan event cooking ya, event cooking. Jadi kita mengundang tim MBG se-Jawa Barat, ada kalau nggak salah dari 12 kota/kabupaten kalau nggak salah,” ujarnya.
Nana menerangkan, dari sekira 100 orang yang turut menjadi peserta lomba memasak, bahan utama menunya yakni tahu untuk diolah dengan resep masing-masing dan sekreatif mungkin.
“Jadi bahan-bahan dasarnya adalah tahu. Nah, jadi nanti masyarakat, wisatawan itu boleh mencicipi olahan tahu tersebut, tentu dengan aneka rasa dan tidak hanya digoreng seperti hanya tahu Sumedang, tetapi juga diolah dengan berbagai macam resep masakan,” terangnya.
