Pendiri AKC Library & Cafe, Dino Patti Djalal, menjelaskan bahwa nama AKC diambil dari akronim ketiga anaknya yakni Alexa, Keanu, dan Chloe. Tempat ini didesain sebagai ruang yang tenang untuk membaca, menulis, berpikir, serta berdiskusi mengenai isu-isu global dengan koleksi buku nonfiksi yang berasal dari donasi para tokoh nasional, pemikir strategis, hingga diplomat.
“Visi saya benar-benar adalah ingin menjadikan tempat ini sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk datang, berpikir, dan menulis. Mengingat ide membaca dan menulis adalah hal yang indah, kami hadir bukan untuk mencari uang, melainkan agar orang-orang bisa menemukan diri mereka di sini,” tutur Dino Patti Djalal.
Keterlibatan diplomat dan tokoh nasional menjadi momentum penting untuk membangun jejaring kemitraan global serta model kolaborasi donasi buku bagi pegiat literasi binaan Kementerian Ekraf.
Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya Ikuti Patroli Malam, Sasar Titik Keramaian dan Rawan C3Kemarau Makin Parah, Petugas Gabungan Salurkan 11.500 Liter Air Bersih di Desa Tanjungjaya
Kementerian Ekraf berharap model kolaborasi lintas subsektor serupa dapat berkembang di berbagai daerah sehingga menciptakan lebih banyak ruang kreatif sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif.
