“Tanpa ada pembangunan underpass juga biasanya terjadi pemadatan arus lalu lintas. Jadi, saya menyarankan yaitu untuk datang lebih awal, dan tentunya ini mudah-mudahan cuaca juga mendukung. Karena nanti kalau sudah musim hujan juga nanti akan berdampak juga sih sebenarnya untuk perjalanan rekan-rekan ASN kita di Cimahi,” tuturnya.
Imbauan itu terutama ditujukan bagi ASN yang bertugas di wilayah selatan Kota Cimahi, termasuk kawasan Technopark dan Kecamatan Cimahi Selatan yang diperkirakan akan terdampak langsung oleh rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
“Terutama yang kantornya juga ada di seputaran Selatan misalnya. Itu kan yang di Technopark yang pasti akan melewati Gatsu, yang di Kecamatan Cimahi Selatan, atau yang di wilayah Kecamatan Selatan,” bebernya.
Baca Juga:Walau Persib Kalah di Final Piala Presiden, Bobotoh Tasikmalaya Gembira Bawa Pulang Sepeda Listrik dari PolresKorsleting Diduga Jadi Pemicu, Kebakaran Hebat Hanguskan 11 Rumah dan Sekolah di Sodonghilir
BKPSDM juga meminta ASN mempelajari jalur alternatif yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan serta mengikuti perkembangan rekayasa lalu lintas yang akan dievaluasi secara berkala.
“Jadi, kita pelajari Dinas Perhubungan sudah menyampaikan alternatif-alternatif jalan yang bisa kita lewati. Itu bisa kita pelajari dan tentunya nanti mungkin ada evaluasi juga dari Dishub terhadap rekayasa lalu lintas setelah ini nanti akan dilaksanakan,” imbau Siti.
Siti kembali menegaskan bahwa pembangunan dua proyek strategis tersebut tidak mengubah ketentuan disiplin kerja ASN, termasuk kewajiban hadir tepat waktu dan melakukan absensi melalui aplikasi.
“Kita tidak ada alasan untuk izin telat, sesuai dengan peraturan kita untuk jam kerja. Dan kita juga absensi tetap dilaksanakan melalui aplikasi. Jadi, tetap teman-teman ASN nanti melakukan absensi secara aplikasi,” tegas Siti menutup. (Mong)
