Buntut Penataan Halaman Gedung Sate, Sejumlah Pohon Diduga Turut Ditebang

Buntut Penataan Halaman Gedung Sate, Sejumlah Pohon Diduga Turut Ditebang
Jalur baru di Jalan Sentot depan Gedung Sate. (Foto: Son/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah pohon besar di area Lapangan Gasibu diduga turut ditebang, buntut proyek penataan halaman depan Gedung Sate tersebut.

Pantauan Jabar Ekspres Selasa (4/8/2026), pengerjaan proyek itu masih berlangsung. Sejumlah pagar penutup proyek juga nampak masih berdiri kokoh, utamanya menutup area Jalan Diponegoro depan Gedung Sate.

Namun sebagian pengerjaan sudah ada yang bisa diakses publik, yakni jalur baru Jalan Sentot Alibasyah. Lokasi jalur tersebut ada di sisi timur Lapangan Gasibu. Dulunya Jalan itu hanya dua jalur tapi kini menjadi tiga jalur.

Baca Juga:Penataan Halaman Gedung Sate Dikebut, Dedi Mulyadi Beri Tenggat hingga 10 Agustus Harus Rampung!Pemprov Robohkan Perpustakaan Gasibu Demi Penataan Gedung Sate, Aset Dihapus

Lalu yang jadi sorotan adalah keberadaan sejumlah pohon besar yang dulunya tumbuh di sisi timur Lapangan Gasibu tersebut. Pohon-pohon itu “hilang” seiring dibukanya jalur baru Jalan Sentot Alibasyah itu.

Keberadaan sejumlah pohon besar itu masih terekam jelas dalam data Google Maps dalam mode Street View. Nampak pohon-pohon besar tumbuh di jalur yang kini menjadi jalan itu.

Di sisi lain, Karo Umum Pemprov Jawa Barat Sekarwati masih belum merespon saat dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa (4/8).

Sedangkan Gubernur Dedi Mulyadi sempat mengungkapkan bahwa tak ada penebangan pohon dalam penataan halaman Gedung Sate pada Senin (3/8). “Ah tidak ada,” singkatnya.

Sementara itu, aksi penerbangan pohon tengah menjadi perhatian serius di Kota Bandung. Sampai sampai membuat murka Wali Kota Bandung M Farhan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan geram saat meninjau lokasi penebangan sejumlah pohon di pinggir jalan, tepat di samping Lapangan Padel Cihapit, Jumat (31/7).

Farhan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penebangan sekitar 10 pohon. Area tersebut kini telah dipasangi garis pembatas untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga:Tak Mungkin Bergerak Sendiri, Pengamat Minta Peran ASN dalam Penebangan Pohon Jalan Riau DiusutBuntut Penebangan Pohon Depan Lapang Padel Cihapit, Dedi Mulyadi Minta DLH hingga Lurah Disanksi

Saat berada di lokasi, Farhan mendengar suara tawa dari arah bangunan yang digunakan sebagai lapangan padel. Hal itu memicu kemarahannya.

“Jangan ketawa lo. Gua serius. Gua segel ini tempat. Begitu terbukti bayar orang buat tebang pohon, gua segel,” teriaknya.

Menurut Farhan, penebangan pohon di ruang milik jalan tersebut tidak dapat dibenarkan. Terlebih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberlakukan moratorium penebangan pohon.

0 Komentar