Besarnya potensi pasar Jepang tercermin dari kinerja ekspor perikanan Indonesia. Sepanjang 2025, nilai ekspor produk perikanan ke Negeri Sakura mencapai 613,65 juta dolar AS atau tumbuh 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tuna dan cakalang menjadi komoditas unggulan kedua setelah udang dengan kontribusi sebesar 26,2 persen terhadap total ekspor.
Secara khusus, nilai ekspor produk olahan tuna dan cakalang yang kini memperoleh tarif 0 persen mencapai 76,41 juta dolar AS pada 2025, melonjak 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Siap Bawa Batik Sukpura Go InternasionalPengemudi Pikup yang Ngamuk Usai Terjun ke Kebun Teh Sampaikan Permintaan Maaf dan Akui Khilaf
Dengan dihapuskannya bea masuk, pemerintah berharap tren pertumbuhan tersebut dapat terus berlanjut sekaligus memberikan manfaat lebih besar bagi industri pengolahan ikan dan nelayan Indonesia.
