Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit pada Semester I 2026, Trafik Data Jawa Barat Naik 16,6 Persen  

Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit pada Semester I 2026, Trafik Data Jawa Barat Naik 16,6 Persen
Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit pada Semester I 2026, Trafik Data Jawa Barat Naik 16,6 Persen
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali mencatatkan performa bisnis yang solid sepanjang semester pertama 2026.

Transformasi perusahaan yang semakin berfokus pada teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan, sekaligus memperkuat posisi Indosat sebagai perusahaan teknologi berbasis AI di Indonesia.

Hingga akhir Juni 2026, Indosat berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).

Baca Juga:Enervon Active Ajak Generasi Urban Hidup Lebih Aktif Lewat Level Up After Work 2026Telkom Gelar Forum Kolaborasi Nasional untuk Perkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography

Sejalan dengan itu, EBITDA juga meningkat lebih tinggi, yakni 14 persen YoY menjadi Rp14,6 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen.

Tak hanya itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang telah dinormalisasi melonjak 49,2 persen YoY menjadi Rp3,2 triliun.

Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis yang konsisten, pengelolaan biaya yang disiplin, serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa strategi transformasi berbasis AI yang dijalankan Indosat mulai memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis.

Berbagai layanan berbasis AI kini menjadi bagian penting dalam pengalaman digital pelanggan, mulai dari fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, layanan Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express yang memberikan pengalaman digital lebih aman, kreatif, dan produktif.

Seiring meningkatnya pemanfaatan layanan digital tersebut, trafik data Indosat tumbuh 19,9 persen YoY.

Di saat yang sama, Average Revenue Per User (ARPU) juga meningkat 17,3 persen YoY menjadi Rp46 ribu, sementara jumlah pelanggan seluler tetap kuat dengan mencapai 93,4 juta pelanggan.

Baca Juga:Bangun Rumah Semai Bibit Mangrove, AHM Tumbuhkan Harapan Baru bagi Pesisir Karawangbank bjb Perluas Manfaat Dana Pensiun, Gandeng Pemkot Bogor Lindungi Masa Depan Aparatur Kewilayahan

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa transformasi AI yang dijalankan perusahaan menjadi fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang.

“AI North Star kami mendorong qpertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,” ujar Vikram Sinha, Selasa (28/7/2026).

0 Komentar