JABAR EKSPRES – Kehadiran Anji dalam acara Partai Golkar sempat memunculkan spekulasi bahwa dirinya akan mengikuti jejak sejumlah artis yang terjun ke dunia politik.
Namun, penyanyi bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu menegaskan belum memiliki niat bergabung dengan partai politik. Ia menjelaskan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut semata sebagai pengisi acara bersama band yang dipimpinnya, bukan sebagai bagian dari langkah politik.
Anji mengaku, selama lebih dari dua dekade berkarier di industri musik, baru kali ini dirinya tampil dalam acara partai politik. Undangan tersebut diterimanya sebagai pekerjaan profesional di bidang hiburan.
Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
“Benar, selama 20 tahun saya memang belum pernah nyanyi di acara partai. Ini pertama kali,” ujar Anji di Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, Rabu (23/7/2026).
Meski demikian, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Partai Golkar karena latar belakang keluarganya. Kedua orang tuanya, kata Anji, merupakan bagian dari Golkar pada masa lalu.
Bahkan, Anji mengatakan biaya pendidikan yang ditempuhnya hingga bangku kuliah berasal dari penghasilan kedua orang tuanya saat aktif di partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Kalau saya bilang sekolah sama kuliah saya dari uang Golkar, itu benar. Orang tua saya memang dari Golkar. Dulu juga kan cuma ada tiga partai. Begitulah ceritanya,” ucapnya.
Meski menghormati sejarah keluarganya dengan Partai Golkar, Anji memastikan hal tersebut tidak berarti dirinya akan mengikuti jejak sejumlah publik figur yang kini aktif di dunia politik.
“Kalau saya masuk dalam partai, sepertinya sih tidak. Karena saya takut bikin malu partainya,” katanya sambil bersenda gurau.
Anji menilai dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menjadi seorang pejabat. Ia justru merasa lebih nyaman beraktivitas di luar dunia politik.
Baca Juga:Universitas Galuh dan UTHM Malaysia Kolaborasi Digitalisasi Folklor Serumpun Berbasis AIWabup Tasikmalaya: Pemeriksaan BPK Jangan Dipandang untuk Cari-cari Kesalahan
“Saya lebih baik punya teman pejabat dibanding jadi pejabat, karena saya merasa tidak sanggup,” ujarnya.
Saat ini, Anji memilih memusatkan perhatian pada karier bermusik serta sejumlah usaha yang tengah dikembangkannya, seperti bisnis kopi dan budidaya tanaman.
“Saya lagi ngurusin kopi, ngurusin tanaman. Fokus dulu ke situ mungkin,” pungkasnya. (Wit)
