Bentuk Karakter Anak Lewat Sepak Bola, McDonald’s Indonesia Gelar Football Clinic bersama Coach Indra Sjafri

Bentuk Karakter Anak Lewat Sepak Bola, McDonald’s Indonesia Gelar Football Clinic bersama Coach Indra Sjafri d
Bentuk Karakter Anak Lewat Sepak Bola, McDonald’s Indonesia Gelar Football Clinic bersama Coach Indra Sjafri dan Atep di Bandung.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT McDonald’s Indonesia menggelar program MCD Football Clinic dalam rangka melanjutkan perayaan 35 tahun dan sebagai bagian dari kampanye FIFA World Cup Goes to McDonald’s.

Kegiatan yang dilaksanakan di dua kota yakni Jakarta pada 12 Juli 2026 bersama pesepak bola profesional Rio Fahmi, dan berlanjut di Bandung pada 19 Juli 2026 bersama legenda Persib, Atep, menurut Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, Caroline Kurniadjaja, sengaja dilakukan untuk memberikan dampak nyata dan jangka panjang bagi generasi muda.

“Kami mau memberikan anak-anak tersebut inspirasi, pelajaran, dan juga bisa mengembangkan karakter mereka melalui olahraga sepak bola,” ucapnya di Bandung, Minggu, 19 Juli 2026.

Baca Juga:Dugaan Salah Diagnosis, Ray Martosono Akan Gugat RS Borromeus BandungDukung Industri Manufaktur Ramah Lingkungan, PGN Area Bogor Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Produsen Aspal

Tidak hanya menghadirkan legenda Persib Bandung dan Timnas Indonesia Atep, dalam sesi Football Clinic yang dilaksanakan di Mengger Soccer, Kota Bandung, Carolina menyebut turut dihadiri juga oleh pelatih berkualitas yakni Indra Sjafri.

“Teman-teman juga bisa melihat betapa antusiasnya anak-anak di Bandung ini pada saat Coach Indra tadi masuk ke lapangan, dan begitu juga dengan Kang Atep. Jadi kami memang mau menghadirkan pelatih-pelatih yang berkualitas,” ujarnya

Sementara itu, Indra Sjafri menjelaskan, materi pelatihan difokuskan pada 3 skill dasar sepak bola yakni dribbling, pasing, serta shooting. Dari 100 peserta yang mengikuti sesi Football Clinic tersebut, Indra Sjafri mengatakan, dibagi menjadi 5 kelompok dengan sistem circuit training.

“Tiga pos itu workshop, yaitu kita perbaiki skill-nya, ada dribbling, ada passing, dan juga ada shooting. Tapi dua pos lagi itu implementasi dari ketiga tadi, bagaimana dia bisa melakukan dalam bentuk permainan sepak bola itu sendiri,” ujarnya.

Selain teknik dasar, selama sesi tersebut juga, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter di usia 12 tahun ke bawah.

“Ini masa-masa kognitif, sehingga persepsi, pengetahuan-pengetahuan awal harus diberikan seperti bagaimana dribbling yang benar, passing yang benar, shooting yang benar. Bagaimana disiplin yang benar, makanan yang benar, respek bagaimana,” imbuhnya.

Maka dari itu dengan adanya progam yang digagas oleh PT McDonald’s Indonesia, Indra Sjafri berharap dapat melahirkan bibit atau pemain yang nantinya berkualitas bagi Timnas Indonesia.

0 Komentar