Halte BisKita Bogor Dipenuhi Vandalisme dan Kerusakan, Jenal Usulkan Pemasangan CCTV 

Halte BisKita Bogor Dipenuhi Vandalisme dan Kerusakan, Jenal Usulkan Pemasangan CCTV 
Ilustrasi halte BisKita Trans Pakuan di Kota Bogor dipenuhi coretan vandalisme hingga ada fasilitas yang alamu kerusakan. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah halte BisKita Trans Pakuan di Kota Bogor terlihat memprihatinkan dengan kondisi penuh coretan vandalisme hingga beberapa fasilitas mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres, sejumlah halte BisKita seperti di Halte Ahmad Syam 1, Shelter Dinkes, Gor Pajajaran, dan Griya Bogor Raya, dipenuhi coretan pada dinding halte.

Tak hanya itu, beberapa bangku tempat duduk penumpang juga tampak ada yang rusak hingga terlepas. Area halte pun terlihat kurang terawat dengan lantai yang dipenuhi debu dan sampah pada sejumlah titik.

Baca Juga:Wacana Tarif BisKita K1 K2 Naik Jadi Rp7.000, Pengguna Pertimbangkan Bawa Motor Sendiri hingga Jalan Kaki Sopir Angkot Trayek 21 Keluhkan Bus Stop Biskita Trayek K2: Penumpang Habis, Pendapatan Tinggal Separuh 

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, mengatakan akan menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengupayakan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di halte-halte BisKita.

Dengan dipasangnya CCTV, kata Jenal, diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pelaku vandalisme maupun perusakan fasilitas halte sehingga dapat ditindak sesuai ketentuan.

“Harus dipasang CCTV biar ketahuan dan nanti diberikan sanksi yang tegas. Kami minta Dishub untuk pengadaan CCTV nanti,” kata Jenal saat ditemui di Balai Kota Bogor, Kamis (16/7/2026).

Meski demikian, Jenal mengatakan realisasi pemasangan CCTV tetap bergantung pada kemampuan anggaran daerah.

Apabila anggaran memungkinkan, pengadaan kamera pengawas akan segera dilakukan.

“Kalau pun anggaran tahun ini bisa memungkinkan, segera. Mudah-mudahan perubahan bisa kami anggarkan CCTV di tiap-tiap halte BisKita,” tuturnya.

0 Komentar